Menag Tegaskan Pemerintah Tak Campuri Penetapan Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketum PBNU

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, newsline.id — Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pemerintah tidak terlibat dalam dinamika internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) setelah Rapat Pleno Syuriyah menetapkan KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat (Pj) Ketua Umum Tanfidziyah PBNU pada Selasa (9/12) malam.

Nasaruddin yang hadir dalam pleno sebagai Rais Syuriyah menuturkan bahwa NU memiliki tradisi panjang dalam menyelesaikan persoalan organisasi tanpa campur tangan pihak luar. “NU selalu punya cara untuk menyelesaikan persoalannya sendiri. Pemerintah tidak ikut mengurus urusan internal, apalagi PBNU. Saya hadir di sini sebagai Rais, wakil Rais Syuriyah,” ujarnya seusai menghadiri kegiatan tersebut.

Ia berharap keputusan pleno dapat menjadi jalan keluar bagi dinamika yang terjadi di tubuh PBNU serta memperkuat persatuan organisasi Islam terbesar di Indonesia itu. “Insyaallah ke depan beban kebangsaan dan keumatan dapat lebih ringan dengan terjaganya keutuhan ormas Islam, termasuk PBNU,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pleno Syuriyah PBNU yang berlangsung tertutup di Hotel Sultan, Jakarta, menetapkan Wakil Ketua Umum Tanfidziyah PBNU KH Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketua Umum menggantikan KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) untuk sisa masa jabatan. Penetapan tersebut diumumkan oleh Rais Syuriyah PBNU KH Muhammad Nuh.

“Penjabat Ketua Umum PBNU masa bakti yang tersisa adalah Bapak KH Zulfa Mustofa,” ujar Muhammad Nuh dalam konferensi pers setelah pleno. Ia menjelaskan bahwa Zulfa diberi mandat untuk menyiapkan pelaksanaan muktamar mendatang.

Nuh menambahkan bahwa persiapan muktamar diperlukan untuk mengembalikan siklus kepemimpinan PBNU ke jadwal normal, mengingat muktamar sebelumnya pada 2021 di Lampung sempat mundur satu tahun karena pandemi Covid-19. “Muktamar ini bukan dipercepat, melainkan dikembalikan ke siklus semula,” ujarnya.

Dengan mandat tersebut, Zulfa akan memimpin PBNU hingga muktamar berikutnya digelar.

Penulis : R9

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPS dan Pemkab Lotim Perkuat SDM Pendataan Sensus Ekonomi 2026
Lombok Timur Kembali Raih WTP, Bupati Tegaskan Komitmen Tata Kelola Bersih
TMMD Ke-128 di Paok Lombok Resmi Ditutup, Danrem 162/WB Apresiasi Sinergi TNI dan Masyarakat
Bupati Lombok Timur Hadiri Tasyakuran Penamatan Santri YPP Darul Iman Wattaqwa NW
Wabup Lotim Buka TC MTQ XXXI, Tekankan Kesiapan Non Teknis Kafilah
Pemkab Lotim Gaungkan Semangat Boedi Oetomo pada Harkitnas ke-118
Lombok Timur Raih Entrepreneur Government Award 2026, Bupati Haerul Warisin Dinilai Inovatif Kelola Pembiayaan Daerah
Pemkab Lotim Atensi Persoalan Tanah Ulayat di Sembalun dan Sambelia

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:16 WITA

BPS dan Pemkab Lotim Perkuat SDM Pendataan Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:10 WITA

TMMD Ke-128 di Paok Lombok Resmi Ditutup, Danrem 162/WB Apresiasi Sinergi TNI dan Masyarakat

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:18 WITA

Bupati Lombok Timur Hadiri Tasyakuran Penamatan Santri YPP Darul Iman Wattaqwa NW

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:32 WITA

Wabup Lotim Buka TC MTQ XXXI, Tekankan Kesiapan Non Teknis Kafilah

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:59 WITA

Pemkab Lotim Gaungkan Semangat Boedi Oetomo pada Harkitnas ke-118

Berita Terbaru

Ekonomi Pembangunan

BPS dan Pemkab Lotim Perkuat SDM Pendataan Sensus Ekonomi 2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:16 WITA