Selong, ntb.newsline.id – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mengapresiasi keberhasilan masyarakat Dusun Bak Tengak, Desa Lendang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik, dalam membangun dan meresmikan Masjid Baitullah. Kehadiran rumah ibadah tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan peradaban masyarakat yang religius dan berdaya saing.
Apresiasi tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, saat menghadiri peresmian Masjid Baitullah mewakili Bupati Lombok Timur, Jumat (8/5/2026). Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan rasa bangga atas semangat gotong royong masyarakat yang berhasil mewujudkan pembangunan masjid tersebut. Ia menyebut Masjid Baitullah tercatat sebagai masjid ke-1.436 di Kabupaten Lombok Timur dan telah memenuhi kriteria sebagai Masjid Jami’.
“Pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada masyarakat Dusun Bak Tengak yang telah berhasil membangun Masjid Baitullah. Ini menunjukkan tingginya semangat kebersamaan dan kepedulian masyarakat terhadap syiar Islam,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Sekda juga memberikan penghargaan kepada pengurus masjid yang telah melengkapi administrasi dan mendaftarkan keberadaan masjid secara resmi. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola masjid yang baik dan akuntabel. Ia menegaskan bahwa masjid merupakan cerminan kualitas peradaban suatu masyarakat. Karena itu, keberadaan Masjid Baitullah diharapkan dapat mendukung visi Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam membangun masyarakat yang religius, berakhlak, dan harmonis.
“Masjid menjadi gambaran baik buruknya peradaban masyarakat. Dengan kehadiran masjid ini, semangat beribadah, kehidupan keagamaan, dan sifat religius masyarakat diharapkan semakin meningkat,” katanya.
Lebih lanjut, Sekda mengingatkan pentingnya pengelolaan masjid yang profesional dan berkelanjutan. Untuk itu, ia mendorong pengurus Masjid Baitullah agar bergabung dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Lombok Timur guna memperluas wawasan serta meningkatkan kualitas manajemen masjid. Menurutnya, pengelolaan masjid tidak cukup hanya bermodal niat baik, melainkan memerlukan tata kelola yang terukur karena menyangkut kepentingan umat secara luas.
“Tujuannya supaya kita bisa saling belajar mengenai manajemen masjid yang baik. Mari kita ikuti berbagai program pembinaan untuk perbaikan tata kelola masjid. Niat baik saja tidak cukup karena yang dikelola adalah amanah umat,” tegasnya.
Sekda juga berharap Masjid Baitullah tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat pelaksanaan ibadah ritual semata, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat melalui berbagai kegiatan pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Ia mencontohkan kegiatan seperti Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), kajian keislaman, pembinaan generasi muda, hingga aktivitas sosial kemasyarakatan dapat menjadi bagian dari upaya memakmurkan masjid.
“Memakmurkan masjid bukan hanya membangun fisiknya, tetapi juga mengisinya dengan kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat. Masjid harus menjadi pusat pendidikan, pembinaan akhlak, dan pembangunan peradaban umat,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Sekda kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk terus mendukung berbagai inisiatif masyarakat, termasuk pembangunan dan pengembangan sarana ibadah di seluruh wilayah daerah. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan kebersamaan serta mendukung program-program pembangunan daerah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah daerah akan selalu hadir mendukung kegiatan masyarakat, termasuk pembangunan masjid. Karena itu kami berharap masyarakat tetap kompak, menjaga persatuan, dan bersama-sama mendukung program pembangunan yang sedang dijalankan,” tutupnya.
Peresmian Masjid Baitullah berlangsung khidmat dan dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta warga setempat yang menyambut penuh syukur berdirinya rumah ibadah baru tersebut.
Penulis : ak
Editor : Redaksi







