Mataram, newsline.id – Menjelang Ramadhan 2026, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memastikan ketersediaan beras dan telur di pasaran masih aman setelah pemantauan langsung ke gudang Bulog serta distributor bahan pokok di Kota Mataram menjelang Idul Fitri tahun ini.
Pelaksana Harian Sekretaris Daerah NTB Lalu Muhamad Faozal mengatakan hasil pemantauan menunjukkan stok beras di Bulog masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa bulan ke depan.
“Stok beras masih cukup untuk sekitar enam bulan ke depan,” kata Faozal usai melakukan inspeksi ke salah satu gudang Bulog di Kota Mataram, Rabu (21/1).
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Selain beras, pemerintah provinsi juga memantau ketersediaan telur ayam ras di tingkat distributor. Dari hasil pengecekan, pasokan telur dinilai masih stabil dan belum menunjukkan indikasi gangguan distribusi menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.
Pemantauan juga dilakukan di salah satu distributor telur di kawasan Bertais, Kota Mataram, untuk melihat langsung kondisi stok dan pergerakan harga di tingkat distributor.
Menurut Faozal, pemerintah daerah akan terus melakukan pengawasan terhadap bahan pokok strategis, khususnya menjelang periode peningkatan konsumsi, guna mengantisipasi potensi kelangkaan maupun lonjakan harga di pasar.
Dalam kegiatan tersebut, Faozal didampingi sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB yang menangani urusan perekonomian, data statistik, dan distribusi pangan.
Pemerintah provinsi berharap ketersediaan stok yang terjaga dapat membantu menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok di pasaran selama Ramadhan.







