Mataram, newsline.id – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menekankan pentingnya keselamatan dan perlindungan bagi jamaah umrah sebelum dan selama berada di luar negeri. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Silaturahim Kesehatan Jamaah Umrah yang digelar Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Mataram bersama Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) NTB di Fave Hotel Mataram, Selasa (6/1).
Iqbal menyoroti tiga aspek utama perlindungan jamaah, yaitu pemanfaatan teknologi, mitigasi risiko kesehatan melalui vaksinasi, serta perlindungan finansial melalui asuransi perjalanan. Ia mendorong pimpinan rombongan atau tour leader untuk mengunduh aplikasi Safe Travel milik Kementerian Luar Negeri RI.
“Paling tidak pimpinan rombongannya download, karena itu akan memudahkan komunikasi dengan KBRI jika terjadi sesuatu. Sudah ratusan nyawa terselamatkan melalui aplikasi itu,” tegasnya.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga mengingatkan bahwa setiap negara tujuan memiliki karakteristik risiko kesehatan berbeda, seperti meningitis di Timur Tengah atau yellow fever di Afrika.
Menurutnya, vaksinasi tidak boleh dilihat sekadar persyaratan administratif, tetapi sebagai perlindungan paling mendasar bagi jamaah.
Selain itu, Iqbal mendorong jamaah melengkapi diri dengan asuransi perjalanan untuk mengantisipasi berbagai risiko, mulai dari gangguan kesehatan hingga kehilangan barang atau keterlambatan penerbangan.
Menanggapi aspirasi masyarakat terkait penerbangan langsung dari Lombok ke Jeddah, Lalu Muhamad Iqbal menyatakan dukungannya, namun menekankan bahwa biaya penerbangan langsung lebih tinggi dibandingkan transit.
Ia menyebutkan bahwa beberapa maskapai, termasuk Samarkan Air, telah menyatakan minat, sementara maskapai lain masih dalam tahap penjajakan.
“Pemerintah mendorong pesawatnya masuk, namun PPIU yang harus kompak mengkoordinasikan jamaahnya. Jangan sampai berebutan hingga pesawat kosong. Kita harus kompak agar penerbangan ini berkelanjutan,” imbaunya.
Penulis : R9







