DPR minta pemerintah terbuka revisi buku sejarah jika ditemukan kekeliruan

Selasa, 16 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, newsline.id – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mendesak pemerintah agar tidak ragu melakukan revisi terhadap buku sejarah nasional yang baru dirilis apabila di kemudian hari ditemukan kekeliruan substansi maupun data.

Ia menilai keterbukaan terhadap koreksi merupakan bagian penting dari tanggung jawab akademik dan integritas ilmiah dalam penulisan sejarah bangsa, terlebih buku tersebut akan menjadi rujukan pendidikan nasional.

“Pemerintah tidak perlu malu untuk merevisi buku sejarah baru jika memang ada kekeliruan. Sejarah harus ditulis secara jujur, objektif, dan terbuka terhadap kritik,” kata Lalu Hadrian Irfani dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, buku sejarah nasional memiliki dampak jangka panjang terhadap cara pandang generasi muda dalam memahami perjalanan bangsa, sehingga akurasi dan kehati-hatian menjadi hal mutlak.

Lalu juga mengingatkan agar proses penyusunan dan evaluasi buku sejarah melibatkan berbagai perspektif keilmuan agar tidak menimbulkan kontroversi di kemudian hari.

Sementara itu, Kementerian Kebudayaan secara resmi telah merilis buku berjudul “Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global” pada Minggu (14/12). Buku tersebut merupakan bagian dari proyek literasi nasional yang melibatkan 123 sejarawan dari 34 perguruan tinggi di seluruh Indonesia dan disusun dalam 10 jilid.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menjelaskan bahwa buku tersebut memuat ringkasan perjalanan bangsa Indonesia sejak masa prasejarah hingga era Reformasi dan tidak dimaksudkan sebagai penulisan sejarah yang bersifat final dan menyeluruh.

“Buku ini disusun sebagai bahan pembelajaran dan rujukan awal, sehingga tetap terbuka untuk penyempurnaan di masa mendatang,” ujar Fadli.

Pemerintah berharap kehadiran buku tersebut dapat memperkuat literasi sejarah nasional sekaligus mendorong diskursus akademik yang sehat di kalangan pendidik, peneliti, dan masyarakat luas.

 

Penulis : R9

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Fondasi Ideologi dan Militansi, DPK HIMMAH NWDI Fakultas Teknik Gelar Pembaiatan WAPA 1
Bangun Kesadaran Hidup Sehat, Pemkab Lotim Bersama YJI Dorong Pencegahan Penyakit Jantung
GMNI Lotim Pertanyakan Masa Jabatan Plt Dirut PDAM yang Dinilai Melebihi Ketentuan
21 Pejabat Pemkab Lombok Timur Dilantik, Bupati Tekankan Etika dan Pelayanan
Keberkahan Alam Sambelia, Bupati Lotim Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan
Bupati Lotim Serahkan Bantuan BAZNAS ke 60 Pedagang Pasar Tenten, Ingatkan Kebersihan
DPK HIMMAH NWDI Fakultas Teknik Perkuat Fondasi Kader Lewat Pra Wahana Pengkaderan
GMNI Lotim Desak Bupati Segera Gelar Pansel Direksi PDAM, Soroti Masa Jabatan Plt

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:49 WITA

Perkuat Fondasi Ideologi dan Militansi, DPK HIMMAH NWDI Fakultas Teknik Gelar Pembaiatan WAPA 1

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:13 WITA

Bangun Kesadaran Hidup Sehat, Pemkab Lotim Bersama YJI Dorong Pencegahan Penyakit Jantung

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:25 WITA

GMNI Lotim Pertanyakan Masa Jabatan Plt Dirut PDAM yang Dinilai Melebihi Ketentuan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:09 WITA

21 Pejabat Pemkab Lombok Timur Dilantik, Bupati Tekankan Etika dan Pelayanan

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:27 WITA

Bupati Lotim Serahkan Bantuan BAZNAS ke 60 Pedagang Pasar Tenten, Ingatkan Kebersihan

Berita Terbaru