NTB, newsline.id – Manchester City memastikan tempat di semifinal Piala Liga Inggris setelah mengalahkan Brentford 2-0 pada laga perempat final yang digelar dalam kondisi cuaca buruk, Rabu setempat.
Kemenangan tersebut mengakhiri penantian City untuk kembali menembus empat besar sejak terakhir kali meraih gelar keempat secara beruntun pada 2021. Tim asuhan Pep Guardiola kini menunggu lawan yang akan dihadapi pada semifinal dua leg yang undiannya dijadwalkan berlangsung Rabu malam.
Brentford sempat tampil agresif pada awal pertandingan, namun gagal memanfaatkan peluang. Tim tamu justru harus bergantung pada penjaga gawang pelapis, Hakon Valdimarsson, yang beberapa kali menggagalkan upaya City, termasuk menepis tembakan keras Rayan Cherki.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Cherki akhirnya membawa City unggul pada menit ke-32. Pemain asal Prancis itu menerima bola di luar kotak penalti, memotong ke dalam, lalu melepaskan tembakan keras yang meluncur ke sudut atas gawang tanpa mampu dijangkau Valdimarsson.
Sebelum gol tersebut, Brentford melayangkan protes keras setelah Abdukodir Khusanov hanya diganjar kartu kuning usai melanggar Kevin Schade di dekat kotak penalti. Para pemain Brentford menilai Schade berada dalam posisi berpeluang mencetak gol, namun tanpa dukungan asisten wasit video (VAR) pada babak ini, keputusan wasit Sam Barrott tetap berlaku.
Pada babak kedua, City terus menekan. Sepakan jarak jauh Nico O’Reilly masih dapat diamankan Valdimarsson, sementara di sisi lain kiper City, James Trafford, tampil gemilang dengan menggagalkan tembakan Kristoffer Ajer.
City memastikan kemenangan pada menit ke-67 melalui Savinho. Tembakan pemain asal Brasil itu sempat membentur pemain lawan sebelum melambung masuk ke gawang, sekaligus memastikan langkah City ke semifinal dan menjaga peluang kembali tampil di Stadion Wembley.
Hasil ini menjadi pertandingan kelima City sepanjang Desember yang padat jadwal dan memperpanjang rekor kemenangan mereka menjadi enam laga beruntun di semua kompetisi. City juga mempertahankan catatan sempurna selama bulan ini.
Meski Piala Liga bukan prioritas utama City musim ini, ajang tersebut berpotensi menjadi kesempatan pertama bagi Guardiola dan timnya untuk meraih trofi, setelah musim lalu berakhir tanpa gelar utama untuk pertama kalinya dalam delapan tahun.
Guardiola melakukan rotasi dengan menyimpan Erling Haaland di bangku cadangan dan memberikan kesempatan kepada penyerang muda Divine Mukasa sebagai starter. Mukasa nyaris mencetak gol debutnya, namun tembakannya masih mengarah tepat ke Valdimarsson.
Kekhawatiran City muncul setelah Oscar Bobb harus ditarik keluar akibat cedera pada babak pertama. City sebelumnya telah kehilangan sejumlah pemain, termasuk Omar Marmoush dan Rayan Ait-Nouri yang memperkuat negaranya di Piala Afrika, serta Jeremy Doku, John Stones, dan Rodri yang masih menjalani pemulihan cedera.
Masuknya Phil Foden dari bangku cadangan hampir menambah keunggulan City, namun tembakan jarak dekatnya kembali digagalkan Valdimarsson.
Di kubu Brentford, pelatih Keith Andrews mengaku kecewa dengan keputusan wasit terkait insiden Khusanov. Tanpa VAR, protes kepada ofisial pertandingan tidak membuahkan hasil.
Brentford pun harus mengakhiri langkah di perempat final untuk musim kedua secara beruntun, setelah musim lalu disingkirkan Newcastle United yang akhirnya keluar sebagai juara kompetisi tersebut.
Penulis : R9







