Selong, newsline.id — Bupati Lombok Timur Haerul Warisin meminta seluruh aparatur pemerintah tetap fokus pada pengabdian kepada masyarakat dan tidak terpengaruh dinamika di media sosial.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri silaturahmi dan halal bihalal bersama guru dan pegawai lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Montong Gading, Rabu (8/4).
“Kita bekerja tidak perlu banyak bicara, tidak perlu fitnah. Fokus kita adalah untuk rakyat, bukan untuk pencitraan di media sosial,” kata Haerul.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan pentingnya menjaga integritas sesuai sumpah jabatan, serta menempatkan pelayanan publik sebagai prioritas utama. Meski sejumlah program pembangunan telah berjalan, ia mengakui masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
Namun demikian, Bupati optimistis sisa masa jabatan dapat dimanfaatkan untuk mengejar target pembangunan daerah.
Menanggapi maraknya kritik di media sosial, Haerul mengimbau jajarannya untuk tidak berlebihan menanggapi. Menurutnya, kritik merupakan konsekuensi dari jabatan publik yang juga dihadapi pejabat di berbagai tingkatan.
Ia menambahkan pemerintah tetap terbuka terhadap kritik selama disampaikan secara konstruktif dan tidak mengandung unsur penghinaan, serta perlu direspons dengan penjelasan yang jelas agar tidak terjadi kesalahpahaman informasi.
Selain itu, Bupati juga menyinggung persoalan kelangkaan elpiji di wilayah Lombok Timur. Ia menyatakan telah bersurat kepada Pertamina untuk meminta penambahan kuota.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menimbun gas bersubsidi maupun menjual di atas harga yang telah ditetapkan.
Sementara itu, Camat Montong Gading
Arpin menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati yang dinilai memberi motivasi bagi jajaran pemerintah kecamatan dan masyarakat.
Menurut Arpin, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayahnya berangsur kondusif, termasuk penanganan balap liar yang telah diarahkan ke kegiatan positif.
Selain itu, sejumlah pembangunan infrastruktur juga terus berjalan, di antaranya perbaikan jalan sepanjang dua kilometer serta pemulihan akses pascabencana yang kini telah dapat dilalui kendaraan.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Montong Gading tersebut dihadiri unsur forum koordinasi pimpinan kecamatan, perwakilan organisasi perangkat daerah, kepala desa, tenaga pendidik, serta tokoh masyarakat setempat. (AK)
Editor : R9









