Selong, newsline.id – Bupati Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Haerul Warisin, menyatakan akan mengawal proses pengangkatan aparatur sipil negara (ASN) pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu.
Hal tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri kegiatan silaturahmi dan halal bihalal ASN PPPK paruh waktu lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Timur di Gedung Serbaguna Dasan Lekong, Kecamatan Sukamulia, Senin, (30/3).
Ia mengatakan upaya pengangkatan tersebut tidak cukup dilakukan melalui korespondensi, melainkan perlu komunikasi langsung dengan pemerintah pusat, termasuk Badan Kepegawaian Negara (BKN).
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya akan temui langsung Kepala BKN untuk mendiskusikan hal ini,” ujarnya.
Selain itu, Bupati juga menegaskan komitmennya memberantas praktik pungutan liar dalam birokrasi. Ia menekankan bahwa proses kenaikan pangkat, mutasi, hingga pengurusan sertifikasi merupakan hak pegawai yang tidak boleh disertai biaya di luar ketentuan.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak ASN menjaga integritas serta meningkatkan kinerja sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Sementara itu, Ketua Forum PPPK Paruh Waktu Lombok Timur, Bambang Sakra, menyampaikan harapan agar pemerintah daerah dapat mengakomodasi pengangkatan PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu pada 2026.
Ia mengakui adanya keterbatasan anggaran daerah, namun berharap ada kejelasan kebijakan agar para pegawai memiliki kepastian dalam mengabdi.
Kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus penyampaian aspirasi ASN PPPK paruh waktu kepada pemerintah daerah. (AK)
Editor : R9









