Lombok Timur, newsline.id — Bupati Kabupaten Lombok Timur Haerul Warisin menegaskan pentingnya penguatan tata kelola dan akuntabilitas dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya PT Selaparang Finansial, agar mampu berkontribusi optimal terhadap perekonomian daerah, Selasa, (3/3).
Hal tersebut disampaikan Bupati dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Selaparang Finansial yang dihadiri unsur DPRD, Asisten Sekda Bidang Perekonomian, staf ahli bupati, OPD terkait, serta jajaran direksi dan dewan komisaris/pengawas BUMD.
Menurut Haerul, periode saat ini merupakan fase transisi penting dalam estafet kepemimpinan perusahaan yang harus dikelola secara hati-hati dan profesional.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Transisi ini harus dijalankan secara akuntabel. Perbaikan tata kelola menjadi kunci agar perusahaan daerah ini semakin sehat dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” ujarnya.
Ia mendorong manajemen untuk fokus pada pembenahan internal, termasuk restrukturisasi piutang, penataan penyertaan modal, serta penguatan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan. Selain itu, optimalisasi biaya operasional dan perbaikan sistem pengendalian internal (SPI) dinilai menjadi langkah strategis untuk menyehatkan neraca perusahaan.
Haerul juga menekankan pentingnya penyelesaian kredit bermasalah agar kinerja perusahaan semakin membaik dan kepercayaan publik terhadap BUMD tetap terjaga.
Sementara itu, Direktur Utama PT Selaparang Finansial Iva Nuril Solihani melaporkan bahwa perusahaan tersebut merupakan satu-satunya perusahaan modal daerah di Lombok Timur dengan seluruh saham dimiliki pemerintah daerah dan mampu bertahan di tengah penurunan jumlah perusahaan modal ventura secara nasional.
Perusahaan yang diperkuat 25 karyawan itu juga disebut terus memperhatikan kesejahteraan pegawai melalui fasilitas BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, serta berpartisipasi dalam program sosial pemerintah daerah seperti safari Ramadhan, bantuan anak yatim, rehabilitasi masjid, dan penyaluran paket sembako.
Haerul berharap upaya pembenahan yang dilakukan manajemen dapat memperkuat fondasi perusahaan sehingga BUMD tersebut semakin profesional, sehat, dan memberikan dampak positif bagi pembangunan ekonomi Lombok Timur.







