Selong, newsline.id — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur membiayai kepesertaan BPJS Kesehatan bagi 1.000 warga miskin ekstrem serta memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi guru non-ASN di daerah itu.
Wakil Ketua IV Baznas Lombok Timur Selong Asbullah Muslim mengatakan program BPJS Kesehatan difokuskan untuk membantu masyarakat kategori fakir miskin ekstrem.
“BPJS Kesehatan ini khusus untuk masyarakat miskin ekstrem. Targetnya 1.000 orang, dan pelaksanaannya bekerja sama langsung dengan BPJS Kesehatan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (13/2).
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan data penerima manfaat telah tersedia di BPJS Kesehatan dan akan dikoordinasikan secara rutin setiap bulan. Pembiayaan program tersebut bersumber dari dana zakat pada asnaf fakir miskin.
Selain itu, Baznas Lombok Timur juga mengalokasikan anggaran untuk program BPJS Ketenagakerjaan bagi guru tetap yayasan yang non-sertifikasi dan non-ASN. Program tersebut dibiayai dari zakat terikat Bupati Lombok Timur dengan total anggaran sebesar Rp300 juta.
“BPJS Ketenagakerjaan ini diperuntukkan bagi guru tetap yayasan yang non-sertifikasi dan non-ASN. Masa pengabdian guru yang dibayarkan kepesertaannya berkisar antara lima hingga dua puluh tahun,” katanya.
Menurut dia, proses pendataan calon penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan masih berlangsung di seluruh kecamatan di Kabupaten Lombok Timur.
Baznas berharap program tersebut dapat meringankan beban masyarakat miskin ekstrem serta memberikan jaminan perlindungan sosial bagi tenaga pendidik non-ASN di daerah itu. (AK)
Editor : R9









