NTB, newsline.id — Real Madrid tersingkir dari ajang Copa del Rey setelah kalah dari klub divisi kedua Albacete dalam pertandingan yang menjadi debut Alvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala, Kamis (waktu setempat).
Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa mengakui sepenuhnya bertanggung jawab atas hasil tersebut.
“Jika ada yang harus disalahkan atas kekalahan ini, jelas itu saya. Saya yang membuat keputusan mengenai susunan pemain, cara kami bermain, dan pergantian pemain,” kata Arbeloa seusai pertandingan.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam laga tersebut, Arbeloa mengistirahatkan sejumlah pemain inti seperti Kylian Mbappe, Rodrygo, Thibaut Courtois, dan Jude Bellingham, menjelang pertandingan La Liga melawan Levante pada Sabtu. Ia memilih menurunkan sejumlah pemain akademi, di antaranya Jorge Cestero dan David Jimenez.
Arbeloa menegaskan keputusan rotasi dilakukan dengan pertimbangan teknis dan kesiapan tim. Ia menyebut kekalahan sebagai bagian dari proses.
“Saya tidak takut gagal. Kegagalan adalah bagian dari jalan menuju kesuksesan. Ini akan membuat saya dan tim menjadi lebih baik,” ujarnya.
Albacete unggul lebih dulu pada menit ke-42 melalui sundulan bek Javi Villar yang memanfaatkan sepak pojok Jose Lazo dan gagal diantisipasi kiper Andriy Lunin.
Real Madrid menyamakan kedudukan pada masa injury time babak pertama melalui gol Franco Mastantuono. Namun, pada babak kedua, pemain pengganti Albacete Jefte Betancor mencetak dua gol dalam delapan menit terakhir pertandingan, di sela-sela gol penyeimbang Gonzalo Garcia, untuk memastikan kemenangan tim Segunda Division tersebut.
Hasil ini memastikan Albacete melaju ke perempat final Copa del Rey sekaligus mencatat kemenangan pertama klub tersebut atas Real Madrid, peraih 15 gelar Liga Champions Eropa.
Arbeloa ditunjuk sebagai pelatih Real Madrid pada Senin lalu setelah Xabi Alonso meninggalkan klub melalui kesepakatan bersama.









