Pertamina Turunkan Harga Sejumlah BBM Non-Subsidi Mulai Januari 2026

Kamis, 1 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, newsline.id – PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) umum yang berlaku mulai 1 Januari 2026. Dalam kebijakan tersebut, sejumlah produk BBM non-subsidi tercatat mengalami penurunan harga dibandingkan bulan sebelumnya.

Penyesuaian harga ini dilakukan dalam rangka implementasi Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen ESDM Nomor 62 K/12/MEM/2020 mengenai formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran BBM jenis bensin dan minyak solar yang disalurkan melalui stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

“PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga BBM Umum sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” demikian tertulis dalam pengumuman resmi Pertamina yang dikutip Kamis (1/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di wilayah DKI Jakarta, harga Pertamax per Januari 2026 ditetapkan sebesar Rp12.350 per liter, turun dari sebelumnya Rp12.750 per liter. Pertamax Turbo juga mengalami penurunan dari Rp13.650 menjadi Rp13.400 per liter.

Selain itu, harga Pertamax Green 95 turun dari Rp13.500 menjadi Rp13.150 per liter. Produk Dexlite turun dari Rp14.700 menjadi Rp13.500 per liter, sedangkan Pertamina Dex mengalami penurunan dari Rp15.000 menjadi Rp13.600 per liter.

Sementara itu, harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan. Harga solar subsidi tetap Rp6.800 per liter dan Pertalite masih dibanderol Rp10.000 per liter.

Penyesuaian harga BBM non-subsidi tersebut berlaku di seluruh wilayah Indonesia dengan besaran yang berbeda-beda, tergantung pada wilayah distribusi. Di Aceh, harga Pertamax ditetapkan sebesar Rp12.500 per liter, Pertamax Turbo Rp13.400 per liter, Dexlite Rp13.800 per liter, dan Pertamina Dex Rp13.900 per liter.

Untuk wilayah Free Trade Zone (FTZ) Sabang, harga Pertamax sebesar Rp11.500 per liter dan Dexlite Rp12.600 per liter. Sementara itu, di FTZ Batam, Pertamax dijual Rp11.850 per liter, Pertamax Turbo Rp12.750 per liter, Dexlite Rp12.800 per liter, dan Pertamina Dex Rp12.900 per liter.

Di Pulau Jawa, termasuk Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur, harga Pertamax tercatat sebesar Rp12.350 per liter, Pertamax Turbo Rp13.400 per liter, Pertamax Green 95 Rp13.150 per liter, Dexlite Rp13.500 per liter, serta Pertamina Dex Rp13.600 per liter.

Harga yang relatif sama juga berlaku di Bali dan Nusa Tenggara Barat, sedangkan di Nusa Tenggara Timur harga Pertamax sebesar Rp12.650 per liter dan Pertamax Turbo Rp13.700 per liter.

Untuk wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua, harga Pertamax berkisar antara Rp12.650 hingga Rp12.950 per liter, dengan variasi harga pada Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex menyesuaikan kondisi wilayah dan biaya distribusi.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi resmi terkait harga BBM melalui kanal komunikasi resmi perusahaan guna memperoleh informasi yang akurat dan terkini.

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kali Kebakaran TNGR Berhasil Dikendalikan, Bupati Lotim Khawatir Isu Internasional dan Ajukan Bantuan Pusat
Pemkab Lombok Timur Targetkan 501.104 KK dalam Pendataan Perlinsos, Percepatan Satu Data Indonesia
Bupati Lombok Timur Paparkan Capaian Ekonomi 7,93 Persen di Virtual Assessment TPAKD Award 2026
Gedung Serbaguna Disiapkan Jadi Ikon Baru Lombok Timur, Siap Tampung 2.000 Orang
1.052 Narapidana dan Anak Binaan Terima Remisi Khusus Waisak 2026, Enam Orang Langsung Bebas
BGN dan Polda NTB Ungkap Dugaan Penipuan Dapur MBG, Korban Alami Kerugian Rp950 Juta
Tagih Utang Berujung Maut, Pemuda 19 Tahun Tewas Usai Duel di Kos-kosan Pagesangan
Tabrak Lari di Simpang Pagutan, Ibu dan Bayi Dua Bulan Jadi Korban

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:34 WITA

Dua Kali Kebakaran TNGR Berhasil Dikendalikan, Bupati Lotim Khawatir Isu Internasional dan Ajukan Bantuan Pusat

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:28 WITA

Pemkab Lombok Timur Targetkan 501.104 KK dalam Pendataan Perlinsos, Percepatan Satu Data Indonesia

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:22 WITA

Bupati Lombok Timur Paparkan Capaian Ekonomi 7,93 Persen di Virtual Assessment TPAKD Award 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:25 WITA

Gedung Serbaguna Disiapkan Jadi Ikon Baru Lombok Timur, Siap Tampung 2.000 Orang

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:25 WITA

1.052 Narapidana dan Anak Binaan Terima Remisi Khusus Waisak 2026, Enam Orang Langsung Bebas

Berita Terbaru