Jakarta, newsline.id – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB) percepatan penyediaan infrastruktur pascapanen bersama sejumlah kementerian untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan mempercepat pembangunan sarana penyimpanan hasil panen.
Penandatanganan SKB dilakukan bersama Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman, Sekjen Kementerian Keuangan Heru Pambudi, dan Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria. Acara tersebut disaksikan langsung oleh Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
“Soal pangan tidak ada tawar-menawar, dan ini kerja keras tim,” kata Zulkifli di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (11/11).
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, kebijakan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya penyediaan sarana pascapanen seperti gudang penyimpanan gabah, beras, dan jagung untuk memperkuat rantai pasok pangan nasional.
Zulkifli menambahkan, pemerintah menargetkan pembangunan 100 gudang baru di berbagai daerah guna menjamin serapan hasil panen petani. Langkah ini diambil untuk mengatasi keterbatasan fasilitas penyimpanan yang selama ini menjadi hambatan penyerapan gabah dan jagung.
“Tidak boleh petani dirugikan karena gudang Bulog makin berkurang, bukan bertambah. Ini yang kita perbaiki,” ujarnya.
Ia menuturkan, sesuai ketentuan Undang-Undang BUMN yang baru, setiap penugasan pembangunan infrastruktur harus diawali dengan SKB antar kementerian sebelum diterbitkan Instruksi Presiden atau Peraturan Presiden.
Penulis : R9







