Sumbawa, newsline.id– Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal meninjau kondisi ruas jalan penghubung di Kabupaten Sumbawa menggunakan motor trail dalam kunjungan kerja untuk menentukan prioritas perbaikan infrastruktur transportasi yang menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat setempat.
“Mana jalan provinsi yang perlu perbaikan, itu yang kita kerjakan lebih dulu,” kata Iqbal saat meninjau sejumlah ruas jalan di kawasan Moyo, Rabu (21/1/2026).
Peninjauan dilakukan bersama Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot dengan menyusuri sejumlah titik jalan yang masuk dalam rencana perbaikan, antara lain Jalan Lintas Moyo serta beberapa ruas di wilayah Moyo Hilir yang memerlukan penanganan jembatan dan saluran penghubung.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Iqbal mengatakan ruas-ruas tersebut menjadi prioritas karena berfungsi sebagai jalur utama transportasi masyarakat sekaligus akses angkutan hasil pertanian dan perkebunan dari desa ke pusat distribusi.
“Jalan ini bukan hanya untuk mobilitas warga, tetapi juga menentukan kelancaran distribusi hasil pertanian,” ujarnya.
Ia juga menyinggung keterkaitan kerusakan jalan dengan kondisi lingkungan, khususnya kawasan hutan di sekitar jalur penghubung yang mengalami tekanan akibat aktivitas pembalakan.
“Ketika hutan rusak dan tidak lagi menjadi penahan air, aliran air akan membentuk jalur baru yang akhirnya merusak jalan,” katanya.
Terkait langkah pemerintah daerah dalam penertiban kawasan hutan, Iqbal menilai upaya tersebut perlu dilakukan secara tegas sebagai bagian dari perlindungan infrastruktur.
“Upaya menyelamatkan hutan harus berjalan bersamaan dengan pembangunan jalan agar kerusakan tidak terus berulang,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot menekankan pentingnya pembangunan saluran air pada ruas-ruas jalan rawan longsor dan ambruk.
“Beberapa jalan memang perlu dilengkapi saluran air agar struktur jalan lebih tahan terhadap aliran air,” katanya.
Kepala Desa Batu Bangka, Kecamatan Moyo Hilir, Abdul Wahab, berharap kunjungan langsung Gubernur dan Bupati ke lapangan dapat mempercepat realisasi perbaikan jalan yang selama ini dikeluhkan warga.
“Kami berharap perbaikan jalan ini segera dilakukan karena sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Rombongan juga berhenti di sejumlah titik lain yang dinilai memerlukan penanganan serius serta berdialog dengan masyarakat dan petugas lapangan terkait kondisi jalan penghubung.








