Selong, newsline.id – Wakil Bupati Lombok Timur, Edwin Hadiwijaya memberikan apresiasi tinggi terhadap peran Ribath Imam Al-Ghazali NWDI dalam membina masyarakat dan menjaga nilai-nilai keagamaan. Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri peringatan Dzikrol Hauliyah ke-XI Ribath, yang berlangsung khidmat di Padepokan Ribath Imam Al-Ghazali, Kelurahan Sekarteja, Minggu (7/12).
“Kegiatan sosial seperti ini harus terus dilaksanakan dan diperluas. Kami sangat berterima kasih kepada Tuan Guru yang telah membina masyarakat dan para pemuda di desa ini,” kata Edwin.
Ia mengemukakan makna Ribath sebagai “menjaga”, khususnya menjaga ukhuwah Islamiyah, serta menyebut huruf “R” dalam Ribath selaras dengan huruf “R” dalam visi SMART Lombok Timur, yaitu Religius, yang menegaskan kontribusi lembaga tersebut dalam membangun karakter masyarakat.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
TGH Munawir Ghazali dalam sambutannya mengajak jamaah untuk selalu bersyukur atas nikmat Allah dan memanfaatkan kesempatan berada di majelis ilmu.
Ia juga mengenang perjalanan Ribath sejak DZikrol Hauliyah ke-IX, termasuk perjuangan mendirikan majelis ilmu dan keberhasilan menamatkan 447 alumni dari berbagai daerah, mulai dari NTB hingga Kalimantan.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas partisipasi dan kehangatan masyarakat yang selalu mendukung keberadaan Ribath,” ujarnya.
Pra-acara Dzikrol Hauliyah ke-XI berlangsung selama dua minggu, meliputi ujian santri, Dauroh Ilmiah, Focus Group Discussion, pengobatan gratis oleh alumni tenaga kesehatan, serta khitanan massal disertai aqiqah tanpa biaya.
TGH Munawir menegaskan seluruh kegiatan ini juga bagian dari upaya menta’mirkan Masjid Al-Ittihad Sekarteja.
“Tugas kita bukan hanya membangun badannya, tetapi juga membangun jiwanya,” ucapnya.
Peringatan Dzikrol Hauliyah ke-XI ditutup dengan penyerahan santunan kepada anak yatim secara simbolis oleh Wakil Bupati Lombok Timur sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan nilai kemanusiaan yang menjadi ruh kegiatan tersebut.
Penulis : Muhammad Zunnurain









