Anak Muda Sakra Bangkitkan Pusaka dan Gamelan, “Samuhita Sakre” Siap Gegerkan Lombok Timur

Kamis, 6 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ntb.newsline.id – Lombok Timur – Desa Sakra akan menjadi pusat riuh budaya selama tiga hari ke depan. Mulai 6 hingga 8 Agustus 2026, Bale Desa Sangkep Sakre disulap menjadi panggung perayaan warisan leluhur dalam Pagelaran Budaya & Tosan Aji Sak Ke-II bertajuk “Samuhita Sakre”.

Yang membuat gelaran ini berbeda, acara ini lahir bukan dari meja dinas, melainkan dari semangat anak-anak muda. Komunitas Sakre Milenial Bekerisan menggandeng berbagai peguyuban dan organisasi kepemudaan di Desa Sakra untuk menghidupkan kembali seni, pusaka, dan nilai gotong royong yang mulai tergerus zaman.

Kepala Desa Sakra, Lalu Achmad Nadirsyah Yumawan, menyatakan bahwa pemerintah desa sangat mendukung penuh langkah positif ini.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Acara ini adalah acara Desa Sakra yang lahir dari semangat anak-anak muda kita sendiri, yang bersama-sama memiliki satu tujuan yaitu memajukan kebudayaan di Desa Sakra. Pemerintah desa sangat mendukung penuh langkah positif seperti ini,” ujarnya.

Bagi sang Kades, “Samuhita Sakre” adalah bukti bahwa kemajuan desa tidak hanya ditentukan oleh program pemerintah. Partisipasi warga, terutama generasi muda, menjadi penentu utama.

Ketua Panitia, Rodiyal Jafar, memastikan seluruh persiapan sudah rampung 100 persen. Lokasi di Bale Sangkep sudah ditata, koordinasi dengan peguyuban tosan aji dari dalam dan luar Pulau Lombok sudah dilakukan.

“Kami dari panitia telah siap untuk menggelar acara ini. Seluruh persiapan dan upaya telah dilakukan secara maksimal oleh keseluruhan panitia, mulai dari penataan lokasi yang ada di Bale Sangkep desa, koordinasi antar peguyuban tosan aji lainnya baik di Lombok dan di luar pulau Lombok, hingga rangkaian acara selama tiga hari,” kata Rodiyal.

Hari pertama akan dibuka dengan Kirab Samuhita Sakre dengan konsep empat penjuru yang bertemu di Perempatan Sakra. Setelah itu dilanjutkan Pentas Gamelan dan Teater Tradisional Amak Abir, Pembukaan Seremonial, Pameran Pusaka dari berbagai peguyuban, dan ditutup Pentas Seni Budaya di malam hari.

Memasuki hari kedua, pagelaran fokus pada edukasi lewat Pameran Pelajar untuk siswa di sekitar Desa Sakra, lalu kembali dihibur Pentas Seni Budaya pada malamnya. Puncak acara di hari ketiga ada pengumuman doorprize dan kembali Pentas Seni Budaya.

Sekretaris Panitia, Lalu Garin Hidayat, menjelaskan makna “Samuhita Sakre” yang berarti bersatu padu. Nama itu dipilih karena acara ini memang hasil kerja kolektif pemuda-pemudi Sakra.

“Acara kami juga tidak akan digelar sekadar sebagai acara semata, melainkan menjadi wadah bagi kita semua untuk dapat bersama-sama merawat, melestarikan, dan mencintai budaya kita sendiri,” ungkap Lalu Garin.

Acara ini terbuka untuk umum. Panitia berharap warga Sakra dan sekitarnya hadir, bukan hanya sebagai penonton, tapi sebagai bagian dari upaya menjaga akar budaya.

Di tengah gempuran budaya populer, “Samuhita Sakre” hadir sebagai pengingat: bahwa masa depan sebuah desa bisa dibangun tanpa harus melupakan pusaka dan kisah yang ditinggalkan leluhur.IMG 20260806 WA0046

Penulis : Ak

Editor : Red

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20 Peserta Ikuti Pelatihan Kompetensi, Bupati Lotim Serahkan Bantuan Peralatan DBH-CHT dan Santunan BPJS
127 Desa di Lotim Belum Bangun KDKMP, Bupati: Manfaatkan Rp1 Miliar dari Negara, Cari Solusi Lahan
Bupati Lotim Tegaskan Ketahanan Pangan dan Infrastruktur Jadi Prioritas, Siapkan Rp200 Miliar untuk Jalan
KKN ITSkes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan PMT untuk 55 Balita Stunting di Pringgabaya Utara
Bupati Lotim Lepas 80 Kontingen Pramuka ke Jamnas XII di Cibubur, Pesan Jaga Nama Baik Daerah
Sekda Lotim Buka Jeruk Manis Festival IV, Apresiasi Kemandirian Desa dan Warisan Adat Kayu Jejeneng
Bupati Lotim Sampaikan KUA-PPAS 2027 Rp3,176 Triliun, DPRD Setujui Dua Raperda di Paripurna
Dua Kali Kebakaran TNGR Berhasil Dikendalikan, Bupati Lotim Khawatir Isu Internasional dan Ajukan Bantuan Pusat
Pagelaran Budaya & Tosan Aji Sak Ke-II "Samuhita Sakre" digelar 6-8 Agustus di Desa Sakra. Anak muda bangkitkan gamelan, pusaka, dan gotong royong.

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 16:20 WITA

20 Peserta Ikuti Pelatihan Kompetensi, Bupati Lotim Serahkan Bantuan Peralatan DBH-CHT dan Santunan BPJS

Senin, 7 September 2026 - 16:48 WITA

127 Desa di Lotim Belum Bangun KDKMP, Bupati: Manfaatkan Rp1 Miliar dari Negara, Cari Solusi Lahan

Senin, 7 September 2026 - 15:51 WITA

Bupati Lotim Tegaskan Ketahanan Pangan dan Infrastruktur Jadi Prioritas, Siapkan Rp200 Miliar untuk Jalan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:38 WITA

KKN ITSkes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan PMT untuk 55 Balita Stunting di Pringgabaya Utara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:44 WITA

Bupati Lotim Lepas 80 Kontingen Pramuka ke Jamnas XII di Cibubur, Pesan Jaga Nama Baik Daerah

Berita Terbaru