TP PKK dan OPD Lombok Timur Hidupkan Budaya Gotong Royong Lewat “Selong Meriri”

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selong, ntb.newsline.id – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui Tim Penggerak PKK kembali mengaktifkan gerakan “Selong Meriri” sebagai langkah konkret pengurangan dan penanganan sampah di wilayah perkotaan maupun lingkungan masyarakat.

Program tersebut mulai digalakkan kembali memasuki Mei 2026 dengan melibatkan partisipasi aktif Aparatur Sipil Negara (ASN), organisasi perangkat daerah (OPD), serta masyarakat.

Gerakan gotong royong tersebut menjadi bagian dari integrasi program PKK terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Pelestarian Lingkungan Hidup (PLH) ke dalam agenda rutin pemerintah daerah setiap pekan.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada pelaksanaan Jumat (08/05/2026), aksi gotong royong menyasar sejumlah titik strategis di Kota Selong dengan dukungan lima OPD terkait.

Rute pembersihan dimulai dari Jalan Diponegoro, Jalan Dewi Sartika, hingga kawasan perempatan Sekarteja dan pusat ekonomi Mall Mini di belakang BRI.

Ketua TP PKK Lombok Timur Hj. Ra’yal Ain Warisin menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh unsur pemerintahan hingga tingkat bawah dalam menyosialisasikan budaya hidup bersih kepada masyarakat.

“Kami berharap untuk kecamatan dan kelurahan ikut terjun memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Insyaallah besok PKK akan membantu sosialisasinya untuk masyarakat, tetapi kami juga berharap kecamatan dan kelurahan menggerakkan masyarakatnya,” ujarnya.

Ia menilai camat dan lurah memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat di wilayah masing-masing.

Karena itu, kolaborasi lintas sektor dinilai penting agar gerakan menjaga kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi tumbuh menjadi budaya masyarakat.

Kegiatan gotong royong tersebut juga diharapkan menjadi pemantik kesadaran masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekitar.

Pemkab Lombok Timur menilai penanganan sampah dan kebersihan lingkungan membutuhkan keterlibatan bersama, baik pemerintah maupun masyarakat secara berkelanjutan.

Penulis : Ak

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Lotim Bacakan Amanat BPIP, Pancasila Harus Menjadi Ideologi yang Hidup
1.052 Narapidana dan Anak Binaan Terima Remisi Khusus Waisak 2026, Enam Orang Langsung Bebas
GASAK NTB Ingatkan Aksi PPS Tidak Ganggu Fasilitas Vital dan Aktivitas Ekonomi Masyarakat
BPS dan Pemkab Lotim Perkuat SDM Pendataan Sensus Ekonomi 2026
Polda NTB Sembelih 261 Hewan Kurban, Daging Dibagikan untuk Ribuan Warga Penerima Manfaat
Lombok Timur Kembali Raih WTP, Bupati Tegaskan Komitmen Tata Kelola Bersih
Sekda Lotim Tutup TC MTQ XXXI NTB 2026, Optimisme Kafilah Menguat
Tasyakuran Penamatan MTs Fathul Muin NW Montong Tangi Dibanjiri Air Mata Haru

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 21:03 WITA

Sekda Lotim Bacakan Amanat BPIP, Pancasila Harus Menjadi Ideologi yang Hidup

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:25 WITA

1.052 Narapidana dan Anak Binaan Terima Remisi Khusus Waisak 2026, Enam Orang Langsung Bebas

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:38 WITA

GASAK NTB Ingatkan Aksi PPS Tidak Ganggu Fasilitas Vital dan Aktivitas Ekonomi Masyarakat

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:16 WITA

BPS dan Pemkab Lotim Perkuat SDM Pendataan Sensus Ekonomi 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:40 WITA

Polda NTB Sembelih 261 Hewan Kurban, Daging Dibagikan untuk Ribuan Warga Penerima Manfaat

Berita Terbaru