Terduga Pencuri di Pasar Kebon Roek Diamankan Polisi dari Amukan Massa

Minggu, 29 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, newsline.id – Seorang pria berinisial AS, warga Ampenan, Kota Mataram, diamankan polisi setelah diduga melakukan pencurian di salah satu lapak Pasar Kebon Roek, Sabtu, dan nyaris menjadi sasaran amukan massa.

Peristiwa itu terjadi pada siang hari saat aktivitas pasar masih berlangsung. Sejumlah pedagang dan warga yang mengetahui dugaan pencurian tersebut sempat mengejar terduga pelaku hingga terjadi aksi main hakim sendiri.

Kepala Kepolisian Sektor Ampenan, Ahmad Majmuk, melalui Kepala Unit Reserse Kriminal, Komang Gede Puja Artana, di Mataram, mengatakan petugas segera menuju lokasi setelah menerima laporan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terduga langsung kami amankan ke Polsek Ampenan untuk menyelamatkannya dari amukan massa sekaligus menjalani proses hukum lebih lanjut,” katanya.

Ia menjelaskan, kejadian berlangsung di tengah kondisi sejumlah lapak yang tutup karena pemiliknya merayakan tradisi Lebaran Topat.

Berdasarkan keterangan saksi, terduga belum sempat membawa barang, namun diduga telah merusak gembok lapak. Saat mengetahui aksinya dipergoki warga, terduga sempat mencoba melarikan diri menggunakan sepeda motor, tetapi terjatuh tidak jauh dari lokasi dan kemudian dikejar massa.

Petugas yang tiba di lokasi segera mengamankan situasi dan membawa terduga ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terpancing emosi karena tindakan tersebut dapat menimbulkan persoalan hukum baru,” ujarnya. (AK)

Editor : R9

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Lotim Bacakan Amanat BPIP, Pancasila Harus Menjadi Ideologi yang Hidup
Polda NTB Ungkap Jaringan Curanmor Antarprovinsi, Delapan Orang Diamankan
1.052 Narapidana dan Anak Binaan Terima Remisi Khusus Waisak 2026, Enam Orang Langsung Bebas
BGN dan Polda NTB Ungkap Dugaan Penipuan Dapur MBG, Korban Alami Kerugian Rp950 Juta
GASAK NTB Ingatkan Aksi PPS Tidak Ganggu Fasilitas Vital dan Aktivitas Ekonomi Masyarakat
Dua Pria Asal Lombok Tengah Diciduk di Depan Alfamart, Polisi Temukan Sabu dalam Dashboard Mobil
BPS dan Pemkab Lotim Perkuat SDM Pendataan Sensus Ekonomi 2026
Polda NTB Sembelih 261 Hewan Kurban, Daging Dibagikan untuk Ribuan Warga Penerima Manfaat

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 21:03 WITA

Sekda Lotim Bacakan Amanat BPIP, Pancasila Harus Menjadi Ideologi yang Hidup

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:25 WITA

Polda NTB Ungkap Jaringan Curanmor Antarprovinsi, Delapan Orang Diamankan

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:25 WITA

1.052 Narapidana dan Anak Binaan Terima Remisi Khusus Waisak 2026, Enam Orang Langsung Bebas

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:09 WITA

BGN dan Polda NTB Ungkap Dugaan Penipuan Dapur MBG, Korban Alami Kerugian Rp950 Juta

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:38 WITA

GASAK NTB Ingatkan Aksi PPS Tidak Ganggu Fasilitas Vital dan Aktivitas Ekonomi Masyarakat

Berita Terbaru