Selong, newsline.id – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, memastikan ketersediaan LPG 3 kilogram dalam kondisi aman dan harga tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Selong (25/3).
Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, di Selong, Rabu, mengatakan tidak ditemukan lonjakan harga LPG 3 kg di atas HET di lapangan.
“Tidak ada kelangkaan dan harga LPG tetap berada di HET,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, jika terjadi kesulitan memperoleh LPG 3 kg di sejumlah titik, kondisi tersebut lebih disebabkan meningkatnya konsumsi masyarakat selama Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri.
Menurut dia, peningkatan kebutuhan juga dipengaruhi pergerakan masyarakat yang kembali ke daerah, sehingga konsumsi energi rumah tangga ikut meningkat.
Pemerintah daerah, lanjutnya, mengimbau masyarakat tetap tenang dan membeli LPG sesuai kebutuhan agar distribusi tetap merata.
Sementara itu, Sales Branch Manager Rayon I NTB PT Pertamina Patra Niaga, Tommy Wisnu Ramdan, memastikan stok LPG baik di depot maupun agen dalam kondisi aman.
Ia menyebutkan penyaluran LPG 3 kg di Pulau Lombok mencapai sekitar 35 ribu tabung per hari.
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang hari raya, Pertamina menyiapkan tambahan pasokan hingga 250 persen dari alokasi harian.
“Penyaluran tambahan sudah mulai dilakukan hari ini. Di beberapa titik seperti SPBU di wilayah Sikur, distribusi ditingkatkan dari sekitar 50 metrik ton menjadi 80 metrik ton,” katanya.
Selain itu, pada Rabu (25/3) disalurkan sebanyak 17.900 tabung LPG 3 kg khusus untuk wilayah Lombok Timur.
Dengan tambahan tersebut, total ketersediaan LPG 3 kg di Lombok Timur pada hari itu mencapai sekitar 50 ribu tabung.
Pemerintah dan Pertamina mengimbau masyarakat membeli LPG di pangkalan resmi guna menjaga stabilitas harga dan distribusi. (AK)
Editor : R9









