SIPDAH Diluncurkan, Pajak Daerah Lotim Kini Terintegrasi QRIS dan NIK

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selong, ntb.newsline.id – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur resmi meluncurkan sistem pembayaran digital melalui aplikasi Sistem Informasi Perpajakan Daerah (SIPDAH) dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berlangsung di Rupatama I Kantor Bupati Lombok Timur, Senin (04/05/2026).

Launching tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin sebagai bagian dari upaya memperkuat digitalisasi transaksi keuangan daerah secara transparan, efisien, dan inklusif.

Melalui implementasi SIPDAH, Pemkab Lombok Timur menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menegaskan bahwa Lombok Timur sebelumnya telah meraih prestasi nasional dalam bidang digitalisasi melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

Namun menurutnya, mempertahankan capaian tersebut pada tahun 2026 bukanlah hal mudah.

“Akan tetapi itu menjadi sangat berat dalam menghadapi tahun 2026 ini. Karena kita harus mempertahankan semua itu. Untuk itu kita harus tetap berdiskusi, menemukan cara untuk mempertahankan prestasi tersebut. Mempertahankan akan lebih sulit daripada meraih,” ujar Haerul.

Ia mengungkapkan capaian PAD Kabupaten Lombok Timur tahun 2025 berada di angka 99,50 persen dengan realisasi pendapatan mencapai 101 persen, meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Meski demikian, Bupati menekankan pentingnya inovasi dan transformasi digital dalam sistem pemerintahan agar pelayanan publik dan pengelolaan pendapatan daerah semakin optimal.

“Tidak bisa hanya mengandalkan cara-cara konvensional. Jangan malu meniru praktik-praktik positif dari daerah lain,” katanya.

Ke depan, Pemkab Lombok Timur menargetkan seluruh transaksi pembayaran daerah dilakukan secara non tunai dan terintegrasi melalui sistem digital berbasis data.

“Seluruh OPD penghasil PAD wajib menggunakan sistem digital dan wajib mendorong transaksi non tunai yang terintegrasi dalam sistem digital berbasis data,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lombok Timur Muksin menjelaskan bahwa SIPDAH hadir untuk mengintegrasikan pembayaran pajak daerah dan retribusi secara digital melalui sistem QRIS.

Menurutnya, sistem tersebut akan diterapkan pada sembilan item pajak daerah dengan pola pembayaran yang lebih dinamis dan terintegrasi menggunakan identitas wajib pajak berbasis nama dan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

“Dari pembayaran statis menjadi SIPDAH yang dinamis melalui QRIS. Selanjutnya pembayaran seluruh pajak tersistem dengan nama dan NIK,” jelasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Lombok Timur, Sekretaris Daerah, seluruh pimpinan OPD lingkup Pemkab Lombok Timur, serta pimpinan Bank NTB Syariah Cabang Selong.

Selain launching SIPDAH, kegiatan juga dirangkaikan dengan simulasi transaksi digital, diskusi strategi peningkatan PAD, serta pemaparan tindak lanjut Rakornas Pendapatan Daerah 2026 oleh TP2DD.

Penulis : Ak

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Lotim Bacakan Amanat BPIP, Pancasila Harus Menjadi Ideologi yang Hidup
BPS dan Pemkab Lotim Perkuat SDM Pendataan Sensus Ekonomi 2026
Lombok Timur Kembali Raih WTP, Bupati Tegaskan Komitmen Tata Kelola Bersih
Sekda Lotim Tutup TC MTQ XXXI NTB 2026, Optimisme Kafilah Menguat
Tasyakuran Penamatan MTs Fathul Muin NW Montong Tangi Dibanjiri Air Mata Haru
TMMD Ke-128 di Paok Lombok Resmi Ditutup, Danrem 162/WB Apresiasi Sinergi TNI dan Masyarakat
Pendapatan Tembus Rp2,9 Miliar, PD Agro Selaparang Diminta Perkuat Tata Kelola
Bupati Lombok Timur Hadiri Tasyakuran Penamatan Santri YPP Darul Iman Wattaqwa NW

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 21:03 WITA

Sekda Lotim Bacakan Amanat BPIP, Pancasila Harus Menjadi Ideologi yang Hidup

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:16 WITA

BPS dan Pemkab Lotim Perkuat SDM Pendataan Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:10 WITA

Lombok Timur Kembali Raih WTP, Bupati Tegaskan Komitmen Tata Kelola Bersih

Senin, 25 Mei 2026 - 18:47 WITA

Sekda Lotim Tutup TC MTQ XXXI NTB 2026, Optimisme Kafilah Menguat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:54 WITA

Tasyakuran Penamatan MTs Fathul Muin NW Montong Tangi Dibanjiri Air Mata Haru

Berita Terbaru