Rekrutmen Ketat Dapur MBG Bagik Nyaka Jadi Sorotan, Hanya 47 Peserta Lolos Dari 1000 Pelamar

Sabtu, 31 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Timur, newsline.id — Komitmen menjaga mutu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ditegaskan melalui rekrutmen terbuka yang digelar Mitra SPPG Bagik Nyaka Santri 3 – Yayasan Indonesia Bangkit Mendunia selama dua pekan terakhir. Dari sekitar 1.000 pendaftar, 300 orang lolos seleksi administrasi dan mengikuti tes tulis pada Sabtu (31/1).

“Kita harus positive thinking. Kami ingin semua yang hadir di sini bisa bekerja. Kalau belum di dapur, bisa di sektor lain. Ini bukan makanan gratis, melainkan dibiayai pajak rakyat. Karena itu kualitas harus dijaga. Bahkan chef kami datangkan dari profesional,” ujar Ust. Bambang Cahyadi, selaku mitra.

Dari ratusan peserta tes, hanya 47 orang yang akan diterima untuk kebutuhan awal operasional dapur. Seleksi ketat ini disebut sebagai langkah menjaga mutu gizi, higienitas, dan akuntabilitas layanan sesuai standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

IMG 20260131 WA0070
Kegiatan rekrutmen terbuka yang digelar Mitra SPPG Bagik Nyaka Santri 3 – Yayasan Indonesia Bangkit. Newsline NTB/ HO-AK

Setiap relawan yang bertugas di dapur MBG diwajibkan mengikuti pelatihan, sertifikasi higiene, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta prosedur pemeriksaan bahan makanan. Skema kerja juga mencakup honorarium dan perlindungan kerja.

Program ini turut melibatkan petani, nelayan, dan pelaku UMKM sebagai pemasok bahan baku. Standar anggaran yang digunakan mengacu pada ketentuan BGN, yakni Rp10 ribu per porsi besar dan Rp8 ribu per porsi kecil.

“Bagi yang memiliki produk berkualitas, dipersilakan menyuplai ke dapur kami. Penyaluran akan dilakukan bergilir dengan tetap menjaga standar mutu dan harga,” kata Bambang.

Dukungan kegiatan ini datang dari unsur kecamatan, TNI-Polri, serta Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Lombok Timur. Mereka menilai rekrutmen terbuka menjadi bagian dari transparansi sekaligus kontrol kualitas pelaksanaan program di lapangan.

Perwakilan FKDM Lombok Timur mengingatkan pentingnya disiplin relawan untuk mencegah risiko keracunan makanan, mengingat program MBG telah berjalan di banyak dapur di wilayah tersebut.

Rekrutmen ini dinilai bukan sekadar perekrutan relawan, melainkan upaya membangun sistem kerja dapur yang terstandar, profesional, dan berdampak pada ekonomi lokal melalui pelibatan pelaku usaha sekitar. (AK)

Editor : R9

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Perlu Khawatir, Bupati Lotim Pastikan Perpanjangan SK PPPK
Pejabat Pemasyarakatan NTB Dilantik di Lapas Selong, Tekankan Integritas
TMMD ke-128 Dimulai di Suralaga, Infrastruktur Dasar Jadi Prioritas
Peletakan Masjid As Syuhada, Bupati Lotim Kaitkan dengan Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Resmikan Gedung PGRI Masbagik, Bupati Lotim Soroti Peran Guru dan Disiplin Pembangunan
NTB jadi rujukan nasional pengembangan BPRS, pangsa pasar tembus 50 persen
Menghidupkan Spirit Kartini dan Hamzanwadi, HIMMAH NWDI Gelar Kartini Banat Fest 2026
Lotim berangkatkan 1.406 calon haji, kloter pertama dilepas.

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 20:23 WITA

Tidak Perlu Khawatir, Bupati Lotim Pastikan Perpanjangan SK PPPK

Rabu, 22 April 2026 - 17:57 WITA

Pejabat Pemasyarakatan NTB Dilantik di Lapas Selong, Tekankan Integritas

Rabu, 22 April 2026 - 17:50 WITA

TMMD ke-128 Dimulai di Suralaga, Infrastruktur Dasar Jadi Prioritas

Rabu, 22 April 2026 - 17:35 WITA

Peletakan Masjid As Syuhada, Bupati Lotim Kaitkan dengan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Selasa, 21 April 2026 - 21:56 WITA

NTB jadi rujukan nasional pengembangan BPRS, pangsa pasar tembus 50 persen

Berita Terbaru

Lombok Timur

Tidak Perlu Khawatir, Bupati Lotim Pastikan Perpanjangan SK PPPK

Rabu, 22 Apr 2026 - 20:23 WITA

Lombok Timur

TMMD ke-128 Dimulai di Suralaga, Infrastruktur Dasar Jadi Prioritas

Rabu, 22 Apr 2026 - 17:50 WITA