Petani Sembalun Lampaui Target Nasional Panen Bawang Putih

Jumat, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sembalun, newsline.id – Petani di kawasan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), mencatat prestasi membanggakan pada musim panen raya bawang putih. Kelompok Tani Pusuk Pujata berhasil melampaui target produksi yang ditetapkan Kementerian Pertanian (Kementan) RI pada kegiatan panen yang berlangsung 6–7 November 2025.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) NTB, Muhammad Riadi, menyampaikan bahwa hasil ubinan menunjukkan produksi mencapai 21,27 ton per hektare, melebihi target minimal nasional sebesar 20 ton per hektare yang sebelumnya ditetapkan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman.

“Capaian ini membuktikan bahwa petani NTB memiliki potensi besar untuk mendukung kemandirian benih bawang putih nasional,” ujar Riadi, Jumat (7/11).

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program panen raya tersebut merupakan bagian dari pengembangan kawasan perbenihan bawang putih Kementan di Lombok Timur dengan total luas lahan 333 hektare. Dari jumlah itu, 188 hektare telah dipanen, termasuk 45 hektare yang dipanen pada pekan ini.

Riadi memberikan apresiasi atas kerja keras para petani yang berhasil meningkatkan produktivitas di atas rata-rata nasional. Ia menilai keberhasilan ini sebagai bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan kelompok tani dalam memperkuat sektor hortikultura nasional.

“Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengembangkan komoditas hortikultura unggulan yang berdaya saing,” katanya.

Meski hasil panen terbilang tinggi, Riadi mengingatkan pentingnya perhatian terhadap penanganan pascapanen. Ia mengusulkan agar pemerintah pusat memberikan bantuan berupa mesin pascapanen skala kecil untuk menunjang produktivitas petani.

Menurutnya, dukungan tersebut penting agar hasil bawang putih tidak hanya dijual dalam bentuk segar, tetapi juga dapat diolah menjadi produk bernilai tambah seperti tepung atau pasta bawang putih.

“Kami berharap petani di NTB dapat memperoleh fasilitas pascapanen agar mutu hasil tetap terjaga dan nilai jualnya meningkat,” tutup Riadi.

Penulis : HA

Editor : R9

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gebrakan KKN ITSkes Muhammadiyah Selong, 341 Warga Pringgabaya Utara Sukses Migrasi ke KTP Digital
Gagalkan Peredaran 3 Kilogram Sabu, PMII Apresiasi Kapolres Lombok Timur
DPK HIMMAH NWDI Fakultas Teknik Buka HIMMAH Teknik Mengabdi 2026, Fokus Transformasi Digital di Tembeng Putik
GASAK NTB Kritik Parpol yang Dinilai Abaikan Caleg Tak Terpilih Pasca Pemilu
Festival Peresean Kembang Kuning Ditutup, Bupati Lotim Dorong Festival Peresean Digelar Empat Kali Setahun
Gedung Serbaguna Disiapkan Jadi Ikon Baru Lombok Timur, Siap Tampung 2.000 Orang
Rotasi Jabatan untuk Kemajuan Daerah, Bupati Lotim Ajak Pejabat Kerja Bersama
Bupati Lombok Timur Lepas Rombongan Pawai Ta’aruf MTQ NTB ke-31

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:52 WITA

Gebrakan KKN ITSkes Muhammadiyah Selong, 341 Warga Pringgabaya Utara Sukses Migrasi ke KTP Digital

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:17 WITA

Gagalkan Peredaran 3 Kilogram Sabu, PMII Apresiasi Kapolres Lombok Timur

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:57 WITA

DPK HIMMAH NWDI Fakultas Teknik Buka HIMMAH Teknik Mengabdi 2026, Fokus Transformasi Digital di Tembeng Putik

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:10 WITA

GASAK NTB Kritik Parpol yang Dinilai Abaikan Caleg Tak Terpilih Pasca Pemilu

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:43 WITA

Festival Peresean Kembang Kuning Ditutup, Bupati Lotim Dorong Festival Peresean Digelar Empat Kali Setahun

Berita Terbaru