Masbagik, newsline.id — Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal meresmikan pertokoan Masjid Jami’ Al Akbar Masbagik, Kabupaten Lombok Timur, Minggu (18/1), sebagai upaya mendorong kemandirian finansial masjid melalui pengelolaan ekonomi produktif.
Gubernur mengatakan keberadaan kompleks pertokoan tersebut menjadi langkah konkret agar masjid tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga memiliki sumber pendanaan mandiri yang berkelanjutan.
“Melalui kerja sama dan koordinasi semua pihak, cita-cita itu hari ini terwujud. Mudah-mudahan ini menjadi model pengelolaan masjid ke depan, tidak hanya bagi sekitar 1.400 masjid di Lombok Timur, tetapi juga ribuan masjid di seluruh NTB agar bisa mandiri,” kata Iqbal.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menyebut Pemerintah Provinsi NTB mendorong masjid-masjid di daerah mengembangkan skema serupa, salah satunya dengan mengoptimalkan pemanfaatan tanah wakaf agar lebih produktif dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi umat.
Menurutnya, kemandirian finansial masjid menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan syiar keagamaan serta kegiatan sosial kemasyarakatan.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga mengapresiasi kuatnya semangat kebersamaan dan persaudaraan masyarakat Masbagik yang dinilai menjadi modal sosial penting dalam pembangunan daerah.
“Modal terbesar pembangunan itu adalah kebersamaan dan rasa memiliki. Jika Masbagik bersatu, insya Allah Lombok Timur akan maju,” ujarnya.
Peresmian tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur M. Juaini Taofik, Kepala Dinas Kominfotik NTB Ahsanul Khalik, Kepala Bakesbangpoldagri NTB Surya Bahari, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda NTB Hubaidi, Ketua Baznas NTB Lalu Muhammad Iqbal, serta Ketua DPRD Lombok Timur Muhammad Yusri.







