Mataram, newsline.id — Polda NTB mulai menggelar Operasi Keselamatan Rinjani 2026 selama 14 hari, terhitung 2–15 Februari. Sebanyak 902 personel gabungan Polda dan Polres jajaran diterjunkan untuk kegiatan edukasi, pencegahan, dan penindakan pelanggaran lalu lintas.
Apel gelar pasukan berlangsung di Lapangan Bharadaksa Polda NTB, Senin (2/2), dipimpin Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho yang membacakan amanat Kapolda.
“Operasi ini menyasar pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan dan fatalitas,” ujar Hari Nugroho.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Kepolisian menilai angka kecelakaan lalu lintas sepanjang 2025 masih tinggi, sehingga peningkatan disiplin berkendara menjadi fokus operasi. Pendekatan preemtif dan preventif dikedepankan, disertai penegakan aturan di lapangan.
Pelanggaran yang menjadi sasaran antara lain pengendara tanpa helm, kendaraan melebihi kapasitas atau ODOL, pengemudi di bawah umur, melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara, berboncengan lebih dari satu orang, berkendara di bawah pengaruh alkohol, serta melampaui batas kecepatan.
Polda NTB mengimbau masyarakat mematuhi aturan lalu lintas sebagai upaya menekan angka kecelakaan dan menjaga keselamatan bersama di jalan. (AK)
Editor : R9









