NTB, newsline.id – Tuan rumah Maroko mengawali kiprahnya pada Piala Afrika ke-35 dengan hasil positif setelah menaklukkan Komoro 2-0 pada laga pembuka yang berlangsung di Stadion Pangeran Moulay Abdellah, Rabat, Minggu (21/12) waktu setempat atau Senin (22/12) pagi WIB.
Dua gol kemenangan Singa Atlas dicetak oleh Brahim Díaz pada menit ke-55 dan Ayoub El Kaabi pada menit ke-74. Gol El Kaabi menjadi sorotan setelah ia mencetak gol indah melalui tendangan salto yang memukau penonton.
Kemenangan tersebut disambut meriah oleh para pendukung Maroko yang memadati stadion, termasuk kehadiran Putra Mahkota Maroko Moulay Hassan yang menyaksikan langsung pertandingan dari tribun kehormatan. Aksi El Kaabi bahkan mendapat tepuk tangan dari sang Putra Mahkota.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga:Barcelona Perlebar Jarak dari Real Madrid Usai Taklukkan Villarreal 2-0
Pada babak pertama, Maroko kesulitan menembus pertahanan disiplin Komoro. Tim peringkat 108 dunia itu tampil solid dan mampu meredam serangan tuan rumah. Kiper Komoro Yannick Pandor tampil gemilang setelah menggagalkan eksekusi penalti Soufiane Rahimi di awal pertandingan.
Kebuntuan baru terpecahkan pada babak kedua melalui gol Díaz yang memicu euforia penonton. Dominasi Maroko semakin terlihat setelah El Kaabi menggandakan keunggulan melalui penyelesaian akrobatik yang memastikan tiga poin perdana bagi tuan rumah.
Namun, kemenangan tersebut sedikit ternodai oleh cedera yang dialami kapten tim Romain Saiss. Bek senior itu harus ditarik keluar lebih awal dan tampak emosional meninggalkan lapangan. Pelatih Maroko Walid Regragui mengatakan Saiss mengalami gangguan di bagian belakang lutut dan masih menunggu hasil pemeriksaan medis lanjutan.
Sementara itu, kapten reguler Maroko Achraf Hakimi belum diturunkan sejak awal pertandingan dan memulai laga dari bangku cadangan setelah pulih dari cedera pergelangan kaki. Sebelum laga dimulai, Hakimi sempat memperlihatkan trofi Pemain Terbaik Afrika kepada para suporter.
Laga pembuka Piala Afrika 2025 juga dimeriahkan dengan upacara pembukaan megah yang menampilkan pertunjukan cahaya serta penampilan sejumlah musisi. Kehadiran Putra Mahkota Moulay Hassan, Presiden FIFA Gianni Infantino, dan Presiden Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) Patrice Motsepe menjadi pusat perhatian penonton.
Maroko menjadi salah satu tim unggulan pada turnamen ini dan berambisi meraih gelar Piala Afrika kedua mereka setelah terakhir kali menjuarai ajang tersebut pada 1976. Singa Atlas juga berstatus sebagai tim Afrika dengan peringkat FIFA tertinggi serta semifinalis Piala Dunia 2022.
Di sisi lain, pelatih Komoro Stefano Cusin tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. Ia menilai para pemain muda Komoro telah memberikan perlawanan maksimal dan menunjukkan potensi positif meski harus mengakui keunggulan tuan rumah.
Piala Afrika ke-35 diselenggarakan di sembilan stadion yang tersebar di enam kota di Maroko. Partai final dijadwalkan berlangsung pada 18 Januari 2026.
Baca Juga:Dua Gol Morgan Rogers Antar Aston Villa Kalahkan Manchester United 2-1
Penulis : R9







