Selong, ntb.newsline.id — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui Bupati H. Haerul Warisin melepas jamaah calon haji (JCH) kloter 9 Embarkasi Lombok, Sabtu (2/5/2026), di Aula Bir Ali I Asrama Haji Lombok.
Sebanyak 393 jamaah yang tergabung dalam kloter tersebut merupakan bagian dari total 1.406 warga Lombok Timur yang berangkat menunaikan ibadah haji tahun 1447 Hijriah.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan panggilan istimewa yang tidak dimiliki semua orang, meskipun secara finansial mampu.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Tidak semua orang bisa berangkat haji walaupun mereka mampu. Bapak-Ibu adalah tamu Allah yang sangat istimewa,” ujarnya.
Bupati juga mengakui bahwa pelayanan pemerintah daerah terhadap jamaah calon haji masih perlu ditingkatkan. Pada tahun ini, Pemda Lombok Timur baru dapat memberikan fasilitas berupa seragam sebagai identitas jamaah selama berada di Tanah Suci.
Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan pelayanan, salah satunya dengan memastikan seluruh jamaah calon haji terlindungi melalui kepesertaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
“Tidak boleh jamaah calon haji tidak memiliki BPJS. Ke depan, akan kami fasilitasi mulai tiga bulan sebelum keberangkatan hingga setelah kepulangan,” tegasnya.
Dengan adanya jaminan tersebut, diharapkan para jamaah maupun keluarga mendapatkan perlindungan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama proses ibadah.
Selain itu, Bupati mengingatkan jamaah untuk menjaga kesehatan, sikap, serta fokus dalam menjalankan ibadah dengan penuh keikhlasan.
Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk turut mendoakan Kabupaten Lombok Timur agar senantiasa aman, maju, dan sejahtera.
Pelepasan jamaah turut dihadiri perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah NTB, jajaran pemerintah daerah, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah.
Sesuai jadwal, jamaah calon haji kloter 9 Embarkasi Lombok direncanakan berangkat pada Ahad, 3 Mei 2026, dan kembali ke tanah air pada 12 Juni 2026.
Penulis : Ak
Editor : Redaksi








