Lombok Timur, newsline.id – Jambore Daerah (Jamda) ke-11 Gerakan Pramuka Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyoroti pentingnya penguatan kemampuan sosial dan kepedulian lingkungan generasi muda di tengah meningkatnya ketergantungan terhadap teknologi digital.
Gubernur NTB Muhamad Iqbal mengatakan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), berpotensi menggeser peran manusia jika tidak diimbangi dengan kemampuan sosial dan empati.
“Di masa depan, saingan bukan hanya manusia, tetapi juga AI. Namun, kemampuan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan tidak dapat digantikan teknologi,” kata Iqbal di Kebun Raya Lemor, Kabupaten Lombok Timur, Kamis (18/12/2025).
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menilai penggunaan gawai secara berlebihan berisiko mengurangi interaksi sosial generasi muda serta melemahkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Dalam konteks tersebut, kegiatan kepramukaan dipandang sebagai salah satu sarana pembinaan karakter di luar pendidikan formal.
Baca Juga:Polres Lombok Timur Ungkap Praktik Pengoplosan Beras Oknum Mitra Bulog
Penyelenggaraan Jamda XI di kawasan Kebun Raya Lemor, yang berada di kaki Gunung Rinjani, juga dikaitkan dengan isu pelestarian lingkungan, seiring meningkatnya bencana alam di sejumlah wilayah akibat kerusakan ekosistem.
Baca Juga: Avatar: Fire and Ash Cetak Rekor Penonton Hari Pertama Film Impor 2025 di Indonesia
Jamda XI Pramuka NTB diikuti peserta dari seluruh kabupaten dan kota di NTB dan menjadi agenda pembinaan kepemimpinan, kedisiplinan, serta kepedulian sosial bagi anggota Pramuka tingkat penegak dan pandega.
Penulis : R9







