Selong, newsline.id – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhammad Iqbal, menyoroti kondisi kemiskinan di daerahnya yang masih masuk dalam 12 provinsi dengan tingkat kemiskinan tertinggi secara nasional.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri pengajian Hultah ke-26 Majelis Zikir Al-Hisnul Mani’ NW Pancor Manis di Lombok Timur, Minggu, (29/3).
Menurut Iqbal, berdasarkan hasil peninjauan langsung ke sejumlah wilayah, masih ditemukan kondisi kemiskinan, termasuk kategori ekstrem, sehingga menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini menjadi kewajiban kami di pemerintah provinsi untuk mencari cara menurunkan angka kemiskinan,” ujarnya.
Ia menegaskan, dalam tiga hingga empat tahun ke depan, pemerintah provinsi akan memprioritaskan pembangunan desa sebagai langkah strategis menekan angka kemiskinan.
Selain itu, Gubernur juga menekankan pentingnya menjaga hubungan antara pemerintah dan tokoh agama dalam membangun daerah.
Sementara itu, Pimpinan Majelis Zikir Al-Hisnul Mani’ NW Pancor Manis, TGH. Muhammad Jamiluddin Syahid Al Yazidi, dalam tausyiahnya menyampaikan pentingnya nilai keikhlasan, doa, dan istighfar dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mengatakan istighfar menjadi salah satu ikhtiar spiritual dalam menghadapi berbagai kesulitan hidup, termasuk persoalan ekonomi.
“Istighfar adalah kunci terhindar dari kesulitan dan kemiskinan,” katanya.
Kegiatan pengajian tersebut dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Barat dan menjadi ajang silaturahmi serta penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. (AK)
Editor : R9







