Dinkes dan Disdik Lombok Timur Soroti Koordinasi dalam Evaluasi Program MBG

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selong, newsline.id – Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Timur menyampaikan tanggapan terkait hasil evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar di Ruang Rapat Kerja II DPRD Lombok Timur, Senin (19/1).

Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur Lalu Aries Fahrozi mengatakan peran pihaknya berada di hulu dan hilir pelaksanaan MBG. Pada tahap awal, Dinas Kesehatan bertugas menerbitkan Surat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagaimana diatur dalam Keputusan Kementerian Kesehatan Nomor 4202 Tahun 2025.

“Karena peran kami di hulu adalah penerbitan SLHS. Jika SLHS belum terbit, maka SPPG tidak bisa beroperasi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengungkapkan, hingga saat ini Dinas Kesehatan telah menerbitkan 134 SLHS dari total 171 pengajuan. Jumlah tersebut belum sepenuhnya terpenuhi karena keterbatasan sumber daya tim pemeriksa.

Selain itu, Aries menjelaskan peran Dinas Kesehatan di hilir berkaitan dengan penanganan dampak yang ditimbulkan, termasuk dugaan kejadian luar biasa atau gangguan kesehatan akibat makanan MBG.

“Seperti kejadian susu kedelai yang mengalami perubahan tekstur, itu memang tidak sesuai SOP. Kejadiannya tanggal 15 dan tanggal 16, meskipun hari libur, Dinas Kesehatan tetap turun,” katanya.

Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. Pihaknya juga memperkuat peran puskesmas agar intens berkoordinasi dengan SPPG, khususnya terkait aspek kesehatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Lombok Timur Muhammad Nurul Wathoni menyebutkan jumlah penerima manfaat MBG di daerahnya mencapai sekitar 2.230 orang. Ia menilai keterlibatan Dinas Pendidikan masih perlu ditingkatkan, baik di tingkat unit pelaksana teknis daerah (UPTD) maupun kabupaten.

“Ini berkaitan dengan koordinasi yang masih sangat lemah,” ujarnya.

Menurut Wathoni, Dinas Pendidikan memiliki pangkalan data melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang selama ini digunakan sebagai dasar penyaluran Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Data tersebut, kata dia, dapat dimanfaatkan untuk memastikan ketepatan sasaran MBG.

“Kalau ada kerancuan, bisa kami lakukan cross check melalui UPTD maupun sekolah-sekolah,” katanya.

Ia juga menyoroti adanya perbedaan pelayanan antar-SPPG yang dinilai berpotensi memicu konflik di satuan pendidikan. Selain itu, perubahan standar operasional prosedur (SOP) yang kerap terjadi dinilai perlu disosialisasikan secara lebih luas.

“SOP yang sering berubah mungkin perlu disosialisasikan sampai tingkat kecamatan, UPTD, dan sekolah,” ujarnya.

Wathoni turut menyarankan agar pendistribusian MBG dilakukan pada jam istirahat guna menghindari gangguan terhadap kegiatan belajar mengajar (KBM). (AK)

Editor : R9

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gebrakan KKN ITSkes Muhammadiyah Selong, 341 Warga Pringgabaya Utara Sukses Migrasi ke KTP Digital
Gagalkan Peredaran 3 Kilogram Sabu, PMII Apresiasi Kapolres Lombok Timur
DPK HIMMAH NWDI Fakultas Teknik Buka HIMMAH Teknik Mengabdi 2026, Fokus Transformasi Digital di Tembeng Putik
GASAK NTB Kritik Parpol yang Dinilai Abaikan Caleg Tak Terpilih Pasca Pemilu
Festival Peresean Kembang Kuning Ditutup, Bupati Lotim Dorong Festival Peresean Digelar Empat Kali Setahun
Gedung Serbaguna Disiapkan Jadi Ikon Baru Lombok Timur, Siap Tampung 2.000 Orang
Rotasi Jabatan untuk Kemajuan Daerah, Bupati Lotim Ajak Pejabat Kerja Bersama
Bupati Lombok Timur Lepas Rombongan Pawai Ta’aruf MTQ NTB ke-31

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:52 WITA

Gebrakan KKN ITSkes Muhammadiyah Selong, 341 Warga Pringgabaya Utara Sukses Migrasi ke KTP Digital

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:17 WITA

Gagalkan Peredaran 3 Kilogram Sabu, PMII Apresiasi Kapolres Lombok Timur

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:57 WITA

DPK HIMMAH NWDI Fakultas Teknik Buka HIMMAH Teknik Mengabdi 2026, Fokus Transformasi Digital di Tembeng Putik

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:10 WITA

GASAK NTB Kritik Parpol yang Dinilai Abaikan Caleg Tak Terpilih Pasca Pemilu

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:43 WITA

Festival Peresean Kembang Kuning Ditutup, Bupati Lotim Dorong Festival Peresean Digelar Empat Kali Setahun

Berita Terbaru