Selong, newsline.id – Bupati Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Haerul Warisin, menegaskan pentingnya kolaborasi aparatur sipil negara (ASN) dalam membangun daerah serta menjaga birokrasi yang bersih dari praktik korupsi.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan halal bihalal bersama Forum Komunikasi ASN Kategori II (K2) Kabupaten Lombok Timur di Kecamatan Masbagik, Senin.
“Saya butuh orang-orang yang bisa bekerja sama membangun daerah, bukan yang sekadar mencari puji-pujian,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas birokrasi, termasuk menolak segala bentuk praktik suap dalam proses pengangkatan jabatan.
Menurut dia, penerimaan imbalan dalam pengisian jabatan berpotensi melemahkan pengawasan dan berdampak pada kinerja aparatur.
Bupati juga mengajak ASN untuk fokus pada pelayanan publik dan mengesampingkan dinamika politik yang tidak produktif, serta mendorong keterlibatan aktif dalam menjawab persoalan sosial ekonomi di daerah.
Ia menambahkan, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara individual, melainkan membutuhkan kerja sama serta penempatan sumber daya manusia berdasarkan kinerja.
Selain itu, pemerintah daerah tengah mempertimbangkan penerapan kembali sistem kerja dari rumah (work from home/WFH) sebagai respons terhadap potensi keterbatasan bahan bakar minyak dan upaya efisiensi operasional.
Sementara itu, Ketua Forum ASN K2 Lombok Timur, Amirudin, menyatakan jumlah ASN K2 yang terdata saat ini mencapai 669 orang.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas forum agar tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku..(AK)
Editor : R9







