BPBD Lombok Timur Perkuat Mitigasi Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi

Senin, 12 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selong, newsline.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Timur terus menggencarkan upaya mitigasi bencana sebagai langkah antisipasi menghadapi meningkatnya ancaman bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Lombok Timur Lalu Muliadi mengatakan kegiatan mitigasi tetap dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat, komunitas, serta para pemangku kepentingan di tingkat desa.

“Mitigasi tetap kami lakukan, baik kepada komunitas, masyarakat, maupun para pemangku kepentingan,” kata Muliadi di Selong, Senin,(12/1).

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kegiatan mitigasi dan pengenalan risiko bencana tidak hanya difokuskan pada desa, tetapi juga menyasar lingkungan sekolah dan kelompok masyarakat rentan.

“Kami memprioritaskan kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lanjut usia, serta penghuni panti, agar mereka memahami potensi bencana dan langkah mitigasi yang perlu dilakukan,” ujarnya.

Muliadi menjelaskan hasil asesmen yang dilakukan BPBD pada malam sebelumnya menunjukkan tidak adanya warga yang harus mengungsi. Sebagian besar masyarakat masih dapat menempati rumah masing-masing karena kerusakan yang terjadi tergolong ringan.

Ia menyebutkan terdapat delapan unit rumah yang mengalami kerusakan berat, namun kondisi di lapangan telah berangsur normal.

“Tenda yang kami dirikan difungsikan untuk petugas agar tetap siaga dan dapat memantau perkembangan kondisi masyarakat,” ucapnya.

Terkait peristiwa angin puting beliung yang terjadi di Kecamatan Sakra Timur, Muliadi menyampaikan korban telah mendapatkan penanganan medis di puskesmas setempat. Sementara itu, dampak kejadian tersebut masih menunggu laporan resmi dari pihak kecamatan.

Ke depan, BPBD Lombok Timur akan menjalankan program mitigasi terpadu dengan menyasar satu desa secara khusus melalui kolaborasi lintas bidang dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“Bidang mitigasi akan melakukan sosialisasi, bidang kedaruratan dan logistik melaksanakan pelatihan, sedangkan bidang rehabilitasi dan rekonstruksi menangani perbaikan infrastruktur sesuai kemampuan dan kapasitas kita serta OPD yang sesuai kebutuhan desa itu,” tutupnya. (AK)

Editor : R9

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gebrakan KKN ITSkes Muhammadiyah Selong, 341 Warga Pringgabaya Utara Sukses Migrasi ke KTP Digital
Gagalkan Peredaran 3 Kilogram Sabu, PMII Apresiasi Kapolres Lombok Timur
DPK HIMMAH NWDI Fakultas Teknik Buka HIMMAH Teknik Mengabdi 2026, Fokus Transformasi Digital di Tembeng Putik
GASAK NTB Kritik Parpol yang Dinilai Abaikan Caleg Tak Terpilih Pasca Pemilu
Festival Peresean Kembang Kuning Ditutup, Bupati Lotim Dorong Festival Peresean Digelar Empat Kali Setahun
Gedung Serbaguna Disiapkan Jadi Ikon Baru Lombok Timur, Siap Tampung 2.000 Orang
Rotasi Jabatan untuk Kemajuan Daerah, Bupati Lotim Ajak Pejabat Kerja Bersama
Bupati Lombok Timur Lepas Rombongan Pawai Ta’aruf MTQ NTB ke-31

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:52 WITA

Gebrakan KKN ITSkes Muhammadiyah Selong, 341 Warga Pringgabaya Utara Sukses Migrasi ke KTP Digital

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:17 WITA

Gagalkan Peredaran 3 Kilogram Sabu, PMII Apresiasi Kapolres Lombok Timur

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:57 WITA

DPK HIMMAH NWDI Fakultas Teknik Buka HIMMAH Teknik Mengabdi 2026, Fokus Transformasi Digital di Tembeng Putik

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:10 WITA

GASAK NTB Kritik Parpol yang Dinilai Abaikan Caleg Tak Terpilih Pasca Pemilu

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:43 WITA

Festival Peresean Kembang Kuning Ditutup, Bupati Lotim Dorong Festival Peresean Digelar Empat Kali Setahun

Berita Terbaru