Selong, newsline.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur menyalurkan bantuan program rumah layak huni dan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat miskin ekstrem sebagai bagian dari dukungan terhadap upaya pemerintah daerah dalam penanganan kemiskinan, Kamis sore (8/1).
Ketua Baznas Lombok Timur, Muhammad Kamli menyatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk pelaksanaan tugas Baznas sebagai mitra dan perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam bidang sosial, kemanusiaan, dan keagamaan.
“Apa yang kami laksanakan hari ini merupakan kewajiban Baznas sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, kemanusiaan, dan keagamaan,” katanya.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, pada kegiatan tersebut Bupati Lombok Timur secara simbolis menyerahkan kunci bantuan rehabilitasi rumah, baik kategori ringan, sedang, maupun berat, serta bantuan sarana usaha berupa gerobak kepada penerima manfaat.
Baznas Lombok Timur, bekerja sama dengan Baznas Provinsi NTB, telah membangun sebanyak 25 unit rumah layak huni yang tersebar di lima kecamatan sebagai bagian dari penanganan kemiskinan ekstrem.
Selain itu, Baznas juga menyalurkan program rehabilitasi rumah layak huni yang bersumber dari dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Bank NTB Syariah dengan total 24 paket rumah siap diperbaiki.
“Program ini merupakan bentuk sinergi antara Baznas, pemerintah daerah, dan pihak perbankan dalam membantu masyarakat yang belum memiliki hunian layak,” ujarnya.
Dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi, Baznas Lombok Timur juga menyalurkan bantuan 20 paket gerobak usaha bagi masyarakat yang belum memiliki sarana usaha kecil, khususnya yang beraktivitas di sekitar jalur jalan nasional.
Menurutnya, tingginya jumlah warga miskin ekstrem, terutama di wilayah Lombok Timur bagian timur, mendorong Baznas bersikap responsif dengan memperluas program rehabilitasi rumah.
“Hingga akhir 2025, Baznas Lombok Timur telah menuntaskan 23 paket rehabilitasi rumah, baik kategori ringan, sedang, maupun berat,” ucapnya.
Baznas Lombok Timur juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki, perusahaan, dan dermawan yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas.
“Dana yang dititipkan melalui Baznas akan disalurkan kepada delapan asnaf sesuai ketentuan syariat,” ungkapnya.
Ia mengimbau para penerima manfaat agar menjaga dan memanfaatkan bantuan yang diterima untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Khusus penerima bantuan gerobak usaha, Baznas Lombok Timur juga memberikan tambahan modal usaha sebesar Rp1,5 juta per penerima.
Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pengentasan kemiskinan ekstrem sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di Lombok Timur. (AK)
Editor : R9







