Jakarta, newsline.id – Kementerian Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Kemendikdasmen) menetapkan kuota 37.244 peserta untuk Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Tahap 5 Tahun 2025. Kuota ini didistribusikan ke seluruh provinsi dengan mempertimbangkan kebutuhan guru dan jumlah tenaga pendidik di tiap daerah, Jum’at (28/11).
Dalam data resmi Kemendikdasmen, Jawa Barat menjadi provinsi dengan alokasi kuota terbesar, yakni 6.493 peserta, diikuti Jawa Timur 3.388 peserta, Jawa Tengah 2.937 peserta, Sumatera Utara 2.726 peserta, dan Banten 1.679 peserta. Kelima provinsi tersebut menyumbang hampir 45 persen dari total peserta nasional.
Kemendikdasmen menyatakan bahwa pemerataan kuota tetap menjadi prinsip utama, meskipun provinsi dengan jumlah guru yang besar mendapat prioritas lebih tinggi. “Alokasi PPG 2025 dirancang untuk mempercepat pemenuhan guru profesional dan tersertifikasi, sekaligus memperkuat kualitas pembelajaran di daerah,” demikian keterangan Kemendikdaksmen dalam rilis resminya.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Di wilayah timur Indonesia, Nusa Tenggara Timur (1.362 peserta) dan Sulawesi Selatan (1.333 peserta) tercatat sebagai provinsi dengan kuota terbesar. Sementara di Sumatera, kuota terbesar diberikan kepada Sumatera Utara.
Adapun provinsi dengan alokasi terendah didominasi daerah pemekaran baru dan wilayah 3T. Kuota terkecil diberikan kepada Papua Pegunungan (125 peserta), Kepulauan Bangka Belitung (129 peserta), Papua Barat (156 peserta), Kalimantan Utara (167 peserta), serta Papua Selatan (183 peserta). Kemendikdaksmen juga menyediakan lima kuota untuk peserta luar negeri.
Sebagian data kuota PPG Prajabatan 2025 per provinsi adalah sebagai berikut:
1. Jawa Barat: 6.493 peserta
2. Jawa Timur: 3.388 peserta
3. Jawa Tengah: 2.937 peserta
4. Sumatera Utara: 2.726 peserta
5. Banten: 1.679 peserta
6 Nusa Tenggara Timur: 1.362 peserta
7. Sulawesi Selatan: 1.333 peserta
8. Nusa Tenggara Barat: 1.306 peserta
9. Lampung: 1.287 peserta
10. Aceh: 1.266 peserta
Total keseluruhan peserta mencapai 37.244 orang.
Kemendikdasmen menegaskan bahwa PPG Prajabatan Tahap 5 menjadi bagian penting dalam upaya nasional meningkatkan profesionalitas guru, mempercepat pemenuhan formasi pendidik, serta mengurangi ketimpangan distribusi guru di seluruh Indonesia.







