Pemkab Lombok Timur Dorong Ekowisata Mangrove Sugian untuk Penguatan Ekonomi Warga

Minggu, 5 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selong, newsline.id – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, mendorong pengembangan ekowisata mangrove di Desa Sugian, Kecamatan Sambalia, sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.

Sekretaris Daerah Lombok Timur, Muhammad Juaini Taofik, mengatakan pengembangan kawasan mangrove tidak hanya berorientasi pada pelestarian lingkungan, tetapi juga peningkatan kesejahteraan warga.

“Tujuan akhirnya bukan sekadar merestorasi mangrove, tetapi memastikan ekonomi masyarakat terus bergerak melalui penguatan sektor wisata,” ujarnya saat peluncuran ekowisata mangrove di kawasan TWA Keramat Suci, Sabtu.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara konservasi dan pemanfaatan ekonomi agar keberlanjutan ekosistem tetap terjaga.

Menurut dia, pengelolaan destinasi wisata harus didukung tiga pilar utama, yakni aksesibilitas, komunikasi, dan atraksi, dengan melibatkan kelompok sadar wisata (pokdarwis) sebagai penggerak utama di lapangan.

Selain itu, ia mengingatkan agar pengelolaan destinasi dilakukan secara profesional dengan memisahkan aspek manajemen dan kepemilikan guna menghindari konflik yang berpotensi menghambat perkembangan wisata.

Pemerintah daerah juga mengapresiasi dukungan Wahana Visi Indonesia dalam pendampingan pengembangan kawasan tersebut, termasuk penyusunan rencana induk (masterplan) ekonomi wisata mangrove.

Kepala Desa Sugian, Lalu Mustiadi, mengatakan wilayahnya memiliki potensi pesisir yang besar karena berhadapan langsung dengan kawasan Gili Sulat dan Gili Lawang.

Ia menyebut pengembangan wisata di kawasan Pantai Gubuk Bedek Keramat Suci selama ini mendapat pendampingan intensif, termasuk program rehabilitasi mangrove.

Sementara itu, perwakilan Wahana Visi Indonesia, Sidiq, menyatakan pengembangan ekowisata tersebut merupakan bagian dari rencana jangka panjang lima hingga 10 tahun ke depan.

“Fokus utama kami tidak hanya penanaman, tetapi restorasi mangrove secara menyeluruh yang berdampak pada perlindungan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Peluncuran ekowisata tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan dokumen masterplan ekonomi wisata mangrove kepada pemerintah desa serta dokumen pelatihan ekowisata kepada perwakilan masyarakat setempat. (AK)

Editor : R9

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lapas Selong deklarasikan zero HALINAR wujudkan lingkungan bersih dan aman
Haerul Warisin ajak guru berperan aktif bangun Lombok Timur
Tiga Desa di Terara Dicanangkan sebagai Desa Cantik, Edwin Tekankan Pentingnya Data Akurat
Bupati Lombok Timur terima 209 mahasiswa KKN Poltekkes Kemenkes Mataram
Pemkab Lombok Timur sebut panic buying picu kelangkaan LPG 3 kg
Pemprov NTB siapkan diorama Mandalika untuk pameran virtual ANRI 2026
Edwin tekankan sinergi pendidikan dan sosial dalam hadapi persoalan masyarakat
Pemkab Lotim resmikan CVCU RSUD Soedjono, perkuat layanan jantung

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:36 WITA

Lapas Selong deklarasikan zero HALINAR wujudkan lingkungan bersih dan aman

Rabu, 15 April 2026 - 23:15 WITA

Haerul Warisin ajak guru berperan aktif bangun Lombok Timur

Selasa, 14 April 2026 - 18:03 WITA

Tiga Desa di Terara Dicanangkan sebagai Desa Cantik, Edwin Tekankan Pentingnya Data Akurat

Senin, 13 April 2026 - 14:42 WITA

Bupati Lombok Timur terima 209 mahasiswa KKN Poltekkes Kemenkes Mataram

Senin, 13 April 2026 - 14:32 WITA

Pemkab Lombok Timur sebut panic buying picu kelangkaan LPG 3 kg

Berita Terbaru

Mataram

Musrenbang NTB fokus penurunan kemiskinan dan penguatan SDM

Kamis, 16 Apr 2026 - 14:45 WITA

Pemerintahan

Gubernur Iqbal tekankan peran strategis pers dalam kebijakan publik

Kamis, 16 Apr 2026 - 13:29 WITA

Lombok Timur

Haerul Warisin ajak guru berperan aktif bangun Lombok Timur

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:15 WITA