Jokowi Serahkan Proses Hukum Kasus Tudingan Ijazah Palsu

Kamis, 25 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solo, newsline.id – Mantan Presiden RI Joko Widodo menegaskan menghormati proses hukum terkait kasus tudingan ijazah palsu yang menyeret namanya dan menyatakan tidak ingin mencampuri jalannya penegakan hukum tersebut.

“Urusan memaafkan itu urusan pribadi, dan urusan hukum ya urusan hukum. Biarlah prosesnya berjalan apa adanya,” ujar Jokowi di kediamannya di Sumber, Solo, Jawa Tengah.

Ia menegaskan dirinya menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita hormati proses hukum yang ada,” katanya.

Menanggapi pernyataan Eggy Sudjana yang menyebut ijazah Jokowi yang ditunjukkan dalam gelar perkara Polda Metro Jaya adalah asli, Jokowi membenarkan hal tersebut.

“Ya memang asli. Kan memang asli,” ucapnya.

Jokowi menambahkan, ruang untuk memaafkan tetap terbuka, meskipun hal tersebut merupakan ranah pribadi.

“Kalau memang ada ruang untuk memaafkan, kenapa tidak. Tapi sekali lagi, urusan maaf memaafkan itu urusan pribadi,” ujarnya.

Ia juga menyatakan siap hadir di persidangan apabila diminta oleh hakim untuk menunjukkan ijazah yang dimilikinya dari jenjang sekolah dasar hingga sarjana Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Sementara itu, Ketua Umum Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara-JP) Willem Frans Ansanay mengatakan Jokowi bersedia memaafkan sebagian terlapor dalam kasus pencemaran nama baik tersebut, kecuali tiga orang.

“Diskusi kami terkait pihak-pihak yang terus memperkeruh situasi bangsa dan negara terkait isu ijazah Pak Jokowi,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gebrakan KKN ITSkes Muhammadiyah Selong, 341 Warga Pringgabaya Utara Sukses Migrasi ke KTP Digital
DPK HIMMAH NWDI Fakultas Teknik Buka HIMMAH Teknik Mengabdi 2026, Fokus Transformasi Digital di Tembeng Putik
GASAK NTB Kritik Parpol yang Dinilai Abaikan Caleg Tak Terpilih Pasca Pemilu
Festival Peresean Kembang Kuning Ditutup, Bupati Lotim Dorong Festival Peresean Digelar Empat Kali Setahun
Gedung Serbaguna Disiapkan Jadi Ikon Baru Lombok Timur, Siap Tampung 2.000 Orang
Bupati Lombok Timur Lepas Rombongan Pawai Ta’aruf MTQ NTB ke-31
Lombok Timur Jadi Pilot Project Nasional Digitalisasi Bansos, 400 Ribu KK Masuk Sasaran Pendataan
Sekda Lotim Bacakan Amanat BPIP, Pancasila Harus Menjadi Ideologi yang Hidup

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:52 WITA

Gebrakan KKN ITSkes Muhammadiyah Selong, 341 Warga Pringgabaya Utara Sukses Migrasi ke KTP Digital

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:57 WITA

DPK HIMMAH NWDI Fakultas Teknik Buka HIMMAH Teknik Mengabdi 2026, Fokus Transformasi Digital di Tembeng Putik

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:10 WITA

GASAK NTB Kritik Parpol yang Dinilai Abaikan Caleg Tak Terpilih Pasca Pemilu

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:43 WITA

Festival Peresean Kembang Kuning Ditutup, Bupati Lotim Dorong Festival Peresean Digelar Empat Kali Setahun

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:03 WITA

Bupati Lombok Timur Lepas Rombongan Pawai Ta’aruf MTQ NTB ke-31

Berita Terbaru