Mataram, newsline.id — Upaya pencarian terhadap seorang nelayan asal Lombok Timur, Khairudin (60), yang dilaporkan hilang saat melaut terus berlanjut hingga hari keempat, Kamis (23/4/2026).
Tim gabungan dari Direktorat Polairud Polda NTB bersama TNI AL, Basarnas, dan unsur terkait terus memperluas area penyisiran di perairan sekitar Sumbawa.
Direktur Polairud Polda NTB, Kombes Pol Boyke F.S. Samola, menyampaikan bahwa pihaknya langsung mengerahkan personel setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Kami langsung kerahkan personel bersama tim SAR dan unsur terkait untuk melakukan pencarian secara maksimal,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Korban diketahui berangkat melaut dari Labuan Haji, Lombok Timur, pada Minggu pagi sekitar pukul 09.00 Wita dengan tujuan Labuan Lalar, Sumbawa. Namun, hingga waktu yang diperkirakan, korban tidak kunjung tiba di lokasi tujuan.
Memasuki hari keempat pencarian, tim gabungan menyisir sejumlah titik perairan, mulai dari kawasan Tropical, Jelenga, hingga sekitar Labuan Lalar. Selain patroli laut, tim juga melakukan koordinasi dengan nelayan setempat guna memperoleh informasi tambahan terkait keberadaan korban.
“Upaya pencarian kami perluas melalui patroli laut, penyisiran titik-titik rawan, serta komunikasi aktif dengan masyarakat pesisir,” kata Boyke.
Dalam operasi tersebut, tim menggunakan berbagai peralatan pendukung, termasuk kapal patroli, perahu karet (rubber boat), serta perangkat komunikasi SAR.
Meski kondisi cuaca di lokasi terpantau cerah, gelombang laut yang cukup terasa menjadi salah satu tantangan dalam proses pencarian.
Adapun unsur yang terlibat dalam operasi ini meliputi kru KP XXI-2013 Dit Polairud Polda NTB, tim rescue Pos SAR Sumbawa, BPBD Sumbawa, TNI AL, serta masyarakat setempat.
Pencarian terus dilakukan secara intensif dengan harapan korban dapat segera ditemukan.
“Fokus kami saat ini adalah menemukan korban secepat mungkin dengan melibatkan seluruh potensi yang ada,” tutupnya.
Penulis : Ak
Editor : Redaksi








