Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar Mulai Surut, BNPB: Cuaca Cerah Dua Hari Terakhir Sangat Membantu

Minggu, 30 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, newsline.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mulai surut seiring membaiknya kondisi cuaca dalam dua hari terakhir. Genangan air di sebagian besar lokasi telah berkurang signifikan dan menyisakan endapan lumpur yang cukup tebal.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto di Jakarta, Minggu, mengatakan bahwa cuaca cerah tanpa hujan menjadi faktor utama yang mempercepat penyusutan banjir di tiga provinsi tersebut.

“Dengan tidak ada hujan dua hari ini di tiga provinsi, yang kemarin airnya tinggi, sekarang rata-rata sudah surut,” ujar Suharyanto Minggu, (30/11).

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan bahwa kondisi tanpa hujan tersebut diharapkan dapat berlanjut dalam satu hingga dua hari ke depan agar proses penanganan darurat dapat dilakukan lebih optimal. “Tinggal menyisakan endapan lumpur yang cukup tebal. Mudah-mudahan satu dua hari ke depan kondisinya semakin baik,” katanya.

Menurut Suharyanto, membaiknya cuaca dalam dua hari terakhir turut didukung oleh operasi modifikasi cuaca (OMC) yang dilaksanakan BNPB bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Cuaca dua hari ini di tiga provinsi, baik di Aceh, Sumatera Barat, maupun di Sumatera Utara, alhamdulillah terang, tidak ada hujan sama sekali,” ucapnya.

Ia berharap kondisi cuaca yang stabil dapat terus terjaga sehingga membantu percepatan penanganan banjir dan longsor di lapangan. “Mudah-mudahan ini berlangsung terus setiap hari sehingga membantu penanganan tanggap darurat bencana,” katanya.

BNPB juga memastikan bahwa operasi modifikasi cuaca akan dilanjutkan selama masa tanggap darurat masih berlangsung. Total empat pesawat fixed wing jenis Caravan disiagakan untuk mendukung operasi tersebut.

“Untuk di Aceh satu pesawat, di Sumatera Utara satu pesawat, dan di Sumatera Barat satu pesawat. Kami juga masih memiliki satu pesawat cadangan untuk kontinjensi,” ujar Suharyanto.

Penulis : R9

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun Kesadaran Hidup Sehat, Pemkab Lotim Bersama YJI Dorong Pencegahan Penyakit Jantung
Keberkahan Alam Sambelia, Bupati Lotim Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan
Bupati Lotim Serahkan Bantuan BAZNAS ke 60 Pedagang Pasar Tenten, Ingatkan Kebersihan
Kapolda NTB Gelar Minggu Kasih di Gereja Imanuel Mataram, Perkuat Toleransi
Penantian 16 Tahun Berakhir, Bupati Lotim Serahkan SHM ke 109 KK Transmigran UPT Jeringo
Muhasabah dan Perbanyak Istighfar, Pemkab Lotim Gelar Salat Istisqa
Kapolresta Mataram Hadiri HUT TNI ke-81, Tegaskan Soliditas TNI-Polri
Debit Air Menyusut, Bupati Lotim Minta PDAM Rawat Mata Air hingga Minta Maaf ke Warga

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:13 WITA

Bangun Kesadaran Hidup Sehat, Pemkab Lotim Bersama YJI Dorong Pencegahan Penyakit Jantung

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:27 WITA

Bupati Lotim Serahkan Bantuan BAZNAS ke 60 Pedagang Pasar Tenten, Ingatkan Kebersihan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Kapolda NTB Gelar Minggu Kasih di Gereja Imanuel Mataram, Perkuat Toleransi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:15 WITA

Penantian 16 Tahun Berakhir, Bupati Lotim Serahkan SHM ke 109 KK Transmigran UPT Jeringo

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:13 WITA

Muhasabah dan Perbanyak Istighfar, Pemkab Lotim Gelar Salat Istisqa

Berita Terbaru