Selong, newsline.id – Ribath Imam Al-Ghazali NWDI menggelar kegiatan bakti sosial dalam rangka Haul ke-XI bertema “Bersama untuk Sesama Merajut Ukhuwah” Rangkaian kegiatan meliputi santunan anak yatim piatu, khitanan dan pengobatan gratisyang dipusatkan di Komplek Ribath Imam Al-Ghazali, Kelurahan Sekarteja, Sabtu (6/12).
Mudir Ribath Imam Al-Ghazali, TGH Munawir Ghazali, mengatakan ribath sejak awal dibangun dengan tiga corak utama, yaitu pendidikan, sosial, dan dakwah.
“Kegiatan bakti sosial ini bukan sekadar rangkaian peringatan haul, tetapi wujud kesadaran bahwa problem sosial hari ini semakin kompleks dan membutuhkan perhatian bersama,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, aspek sosial perlu terus diperkuat agar ribath tidak hanya menjadi pusat ilmu, tetapi juga pusat pelayanan masyarakat. Ia menilai masih banyak keluarga kurang mampu yang menghadapi kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan dasar, termasuk biaya khitan dan pemeriksaan kesehatan.
“Anak yatim adalah amanah yang Allah tekankan dalam Al-Qur’an untuk dijaga dan diperhatikan. Mengabaikan mereka bukan hanya masalah sosial, tetapi juga menyangkut tanggung jawab moral dan religius,” katanya.
Tahun ini, santunan anak yatim piatu menjangkau tiga kelurahan, yaitu Pancor, Sekarteja, dan Sandubaya. Panitia menargetkan 200 penerima santunan, sementara pengobatan gratis diperkirakan diikuti sekitar 250 peserta. Untuk khitanan gratis, pendaftar awal berjumlah lima anak dan masih terbuka untuk penambahan peserta.

TGH Munawir menyoroti bahwa bencana sosial seperti kemiskinan, keterbatasan akses kesehatan, dan minimnya perhatian terhadap anak yatim sering kali tidak dianggap keadaan darurat sebagaimana bencana alam.
“Bakti sosial ini bukan sekadar bantuan sesaat, tetapi upaya membangun kembali kepedulian dan kesadaran bahwa merawat masyarakat adalah tugas bersama,” tegasnya.
Ia berharap kegiatan sosial semacam ini dapat menjadi program rutin dengan cakupan yang lebih luas. TGH Munawir juga mengajak lembaga pemerintah, swasta, dan organisasi kemanusiaan untuk terus bersinergi menghadapi persoalan sosial yang semakin beragam.
Kegiatan sosial tersebut didukung oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, MIM Foundation, LIDI Foundation, Pengurus Masjid Al-Ittihad Sekarteja, LKS Pulih Jiwa Pancor Bermi, Alumni Ribath Imam Al-Ghazali, serta sejumlah mitra lain yang berpartisipasi secara sukarela.
Dengan dukungan banyak pihak dan semangat kebersamaan, kegiatan bakti sosial Haul XI Ribath Imam Al-Ghazali diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lembaga lain untuk memperkuat ukhuwah serta menghadirkan kepedulian nyata di tengah masyarakat.
Penulis : MRF/MZ







