Pengamat Nilai Sikap Gerindra Tak Masukkan Gibran Jadi Sinyal Perbedaan Arah Politik

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, newsline.id – Sikap Partai Gerindra yang tidak memasukkan nama Gibran Rakabuming Raka dalam bursa calon wakil presiden untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 dinilai sebagai sinyal adanya perbedaan arah politik dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Pengamat politik dari Citra Institute Efriza menilai langkah tersebut mencerminkan keinginan Gerindra dan Ketua Umumnya Prabowo Subianto untuk lebih mandiri dalam menentukan arah politik ke depan.

“Sikap Gerindra juga ditengarai sebagai simbol di pemerintahan bahwa Prabowo jengah kerap direcoki oleh Jokowi dan dipersepsikan sebagai presiden tidak mandiri. Ini menunjukkan sudah adanya perbedaan kepentingan maupun sikap, meski Pilpres masih jauh,” ujar Efriza, Selasa (10/2).

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan keputusan itu dapat dibaca sebagai upaya Gerindra untuk keluar dari bayang-bayang pengaruh Jokowi dalam konstelasi politik nasional.

“Gerindra dan Prabowo sudah menginginkan lepas dari bayang-bayang Jokowi dan ingin mandiri,” katanya.

Menurut Efriza, dinamika tersebut juga tidak terlepas dari perhitungan elektoral menjelang 2029. Ia menilai faktor citra dan elektabilitas akan menjadi pertimbangan utama partai dalam menentukan pasangan calon.

“Langkah politik tentu mempertimbangkan peluang menang dan persepsi publik terhadap figur yang diusung,” ujarnya.

Efriza juga menilai dinamika ini menunjukkan adanya kalkulasi politik dari berbagai pihak dalam menjaga pengaruh dan posisi menjelang kontestasi 2029.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Partai Gerindra maupun pihak terkait mengenai arah koalisi dan komposisi pasangan calon untuk Pilpres 2029. (Red.)

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GASAK NTB Kritik Parpol yang Dinilai Abaikan Caleg Tak Terpilih Pasca Pemilu
Rotasi Jabatan untuk Kemajuan Daerah, Bupati Lotim Ajak Pejabat Kerja Bersama
Bupati Lombok Timur Lepas Rombongan Pawai Ta’aruf MTQ NTB ke-31
Peletakan Batu Pertama Yayasan Shirotul Khair, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi Lombok Timur
Pemkab Lotim Siapkan Ruang Investasi Berkelanjutan, Empat Kecamatan Akan Miliki RDTR
Enam Pejabat Pemkab Lotim Ikuti PKN II, Wabup Lotim Hadiri Pembukaan
Sekda Lotim Bacakan Amanat BPIP, Pancasila Harus Menjadi Ideologi yang Hidup
BPS dan Pemkab Lotim Perkuat SDM Pendataan Sensus Ekonomi 2026

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:10 WITA

GASAK NTB Kritik Parpol yang Dinilai Abaikan Caleg Tak Terpilih Pasca Pemilu

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:20 WITA

Rotasi Jabatan untuk Kemajuan Daerah, Bupati Lotim Ajak Pejabat Kerja Bersama

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:03 WITA

Bupati Lombok Timur Lepas Rombongan Pawai Ta’aruf MTQ NTB ke-31

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:40 WITA

Peletakan Batu Pertama Yayasan Shirotul Khair, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi Lombok Timur

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:38 WITA

Pemkab Lotim Siapkan Ruang Investasi Berkelanjutan, Empat Kecamatan Akan Miliki RDTR

Berita Terbaru