Lombok Timur, newsline.id – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyalurkan insentif bagi guru Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) se-Kecamatan Wanasaba sebagai upaya mendukung kualitas pendidikan di wilayah pedesaan, Rabu (24/12).
Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menekankan pentingnya peran guru di desa.
“Tanpa Bapak dan Ibu guru, bagaimana nasib generasi kita di pedesaan? Pendidikan adalah jalan yang berat, namun semangat Bapak Ibu tidak surut. Allah akan memberikan rezeki dari sisi yang tidak disangka-sangka atas keikhlasan Bapak Ibu mendidik anak bangsa,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Haerul Warisin juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam perlindungan sosial bagi tenaga pendidik, termasuk jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan.
“Ini komitmen kami agar Bapak Ibu merasa aman. Jika terjadi risiko, sudah ada yang meringankan beban keluarga. Kami ingin memastikan semua tenaga pendidik ter-cover jaminan sosial,” kata Haerul.
Selain itu, Bupati menyampaikan rencana penyerahan surat keputusan (SK) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu pada akhir Desember. Ia berharap para PPPK dapat bekerja lebih optimal.
“Berjuanglah dengan ikhlas, fokus mendidik, dan jangan ‘cawe-cawe’. Fokus kita adalah memajukan Lombok Timur,” tegasnya.
Penyaluran insentif ini diharapkan dapat meringankan beban guru sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Lombok Timur, khususnya di wilayah yang masih minim fasilitas dan akses pendidikan.







