Lombok Timur, newsline.id — Kebakaran hebat melanda Pasar Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 18.30 Wita. Insiden tersebut menyebabkan sebagian besar bangunan pasar mengalami kerusakan.
Peristiwa ini langsung menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk organisasi mahasiswa. Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Lombok Timur menilai kebakaran tersebut berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat setempat.
Ketua Umum PC PMII Lombok Timur, Yogi, menyebut pasar tradisional memiliki peran vital sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
“Ini adalah insiden yang sangat tidak kita inginkan, karena pasar tradisional merupakan jantung ekonomi masyarakat,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mendesak Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk segera mengambil langkah cepat dalam menangani dampak kebakaran, khususnya bagi para pedagang yang terdampak.
Menurutnya, pemerintah perlu segera melakukan pendataan korban terdampak, serta menyiapkan langkah konkret seperti relokasi sementara agar aktivitas ekonomi dapat kembali berjalan.
“Kami mendorong Pemda untuk segera melakukan pendataan dan memberikan kepastian, termasuk relokasi sementara bagi pedagang. Selain itu, bantuan sosial dan pendampingan juga penting agar para pelaku ekonomi tidak mengalami dampak berkepanjangan,” kata Yogi.
Selain penanganan jangka pendek, PMII juga menyoroti pentingnya perbaikan tata kelola pasar ke depan, termasuk sistem mitigasi kebakaran.
Ia menekankan perlunya pembangunan kembali pasar sesuai standar operasional serta peningkatan sosialisasi kepada pedagang terkait manajemen risiko kebakaran. “Atas kejadian ini, kami berharap Pemda dapat melakukan pembangunan ulang yang lebih baik, disertai perbaikan tata kelola agar kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab kebakaran maupun jumlah kerugian yang ditimbulkan.
Penulis : Ak
Editor : Redaksi







