Masbagik, newsline.id – M. Rizki Wahyudi resmi terpilih sebagai Ketua Umum Komisariat Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (HIMMAH NWDI) Madrasah Darul Qur’an wa Hadits (MDQH) Pancor untuk masa bakti 2025–2026. Pemilihan berlangsung di Pondok Pesantren Raudhatul Mujahidin NWDI Kumbung, Kecamatan Masbagik, Jumat (12/12).
Dalam proses pemungutan suara, Wahyudi mencatat kemenangan telak dengan memperoleh 64 suara. Ia unggul jauh dari kandidat lainnya, Rina, yang hanya meraih 11 suara, sedangkan lima suara dinyatakan tidak sah oleh panitia pemilihan.
Suasana pemilihan berlangsung kondusif dan tertib sejak awal hingga pengumuman hasil.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Usai dinyatakan menang, Wahyudi menyampaikan rasa syukur serta apresiasi kepada seluruh Himmawan dan Himmawati yang memberikan dukungan.
Ia mengatakan bahwa amanah tersebut akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan mengutamakan kolaborasi antaranggota.
“Saya berterima kasih kepada seluruh Himmawan dan Himmawati yang telah mendukung serta memilih saya,” ujarnya.
Wahyudi juga mengajak seluruh kader, terlebih dari angkatannya, untuk terlibat aktif dalam menjalankan roda organisasi selama satu tahun kepengurusan.
Ia menekankan pentingnya solidaritas dan kerja bersama demi memperkuat peran komisariat dalam lingkungan MDQH Pancor.
Sementara itu, Ketua Umum DPK HIMMAH NWDI MDQH Pancor periode 2024/2025, Fahrulsyah, memberikan pesan agar kepemimpinan baru dapat melanjutkan program-program yang telah dirumuskan sebelumnya.
Menurutnya, kesinambungan program akan menentukan keberhasilan organisasi dalam mencapai target yang ditetapkan.
“Kepemimpinan ini harus berlanjut, jangan memulai lagi dari nol agar program dapat mencapai hasil yang diinginkan,” kata Fahrulsyah.
Ia menegaskan bahwa setiap pengurus baru perlu memahami program yang sudah berjalan agar tidak terjadi pengulangan atau keterlambatan dalam pelaksanaannya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya meningkatkan partisipasi kader dalam setiap agenda organisasi. Ia berharap kegiatan HIMMAH tidak hanya diikuti oleh sebagian kecil anggota, tetapi menjadi ruang yang merangkul seluruh kader untuk berkontribusi secara aktif.
“Kita ingin semua kader terlibat, bukan hanya beberapa orang saja,” ujarnya.
Fahrulsyah menutup pesannya dengan menekankan bahwa program kajian keilmuan tetap harus menjadi prioritas utama dalam kepengurusan mendatang.
Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki dampak jangka panjang dalam meningkatkan wawasan dan kualitas intelektual kader HIMMAH NWDI, sehingga organisasi tidak hanya fokus pada kegiatan yang bersifat seremonial semata.
Penulis : R9







