Hadiri HADI ke-73 NW, Menhut Raja Juli: Tokoh Bangsa Lahir dari Pesantren

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Timur, newsline.id — Puluhan ribu warga organisasi Nahdlatul Wathan menghadiri peringatan Hari Jadi (HADI) ke-73 yang digelar di kawasan Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin, Anjani, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (7/3).

Kegiatan yang mengusung tema “Meneguhkan Cinta Hamzanwadi, Menjaga Martabat Negeri” tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan sekaligus melanjutkan perjuangan organisasi yang didirikan oleh Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.

Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat nasional dan daerah, di antaranya Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, Laksamana Muda TNI Joni Sudianto, serta Kombes Pol Hendro Kusmayadi.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Raja Juli Antoni memberikan motivasi kepada para santri Nahdlatul Wathan agar terus belajar dengan sungguh-sungguh dan memiliki cita-cita besar untuk berkontribusi bagi bangsa.

“Santri harus belajar lebih serius karena dari pesantren juga bisa lahir tokoh-tokoh besar bangsa. Tidak menutup kemungkinan suatu saat ada santri yang menjadi menteri bahkan presiden,” ujarnya.

Ia menilai pesantren memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang berkarakter sekaligus berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) dalam sambutannya menegaskan bahwa Nahdlatul Wathan lahir dari semangat pendidikan yang digelorakan melalui madrasah NWDI dan NBDI sebagai pusat pengembangan ilmu dan dakwah.

“Nahdlatul Wathan adalah gelora dari madrasah NWDI dan NBDI untuk melebarkan sayap pendidikan. NW menjadi perantara dalam menyempurnakan kewajiban kita mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh warga Nahdlatul Wathan terus menjaga loyalitas terhadap organisasi serta aktif memperjuangkan cita-cita perjuangan NW.

“Kewajiban kita sebagai warga dan pecinta NW adalah sami’na wa atho’na, siap mendengar dan taat untuk membela serta memperjuangkan cita-cita Nahdlatul Wathan,” katanya.

Peringatan HADI ke-73 berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, dengan kehadiran jamaah dari berbagai daerah baik secara langsung maupun melalui jaringan daring untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai perjuangan

Nahdlatul Wathan. (AK)

Editor : R9

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gebrakan KKN ITSkes Muhammadiyah Selong, 341 Warga Pringgabaya Utara Sukses Migrasi ke KTP Digital
Gagalkan Peredaran 3 Kilogram Sabu, PMII Apresiasi Kapolres Lombok Timur
DPK HIMMAH NWDI Fakultas Teknik Buka HIMMAH Teknik Mengabdi 2026, Fokus Transformasi Digital di Tembeng Putik
GASAK NTB Kritik Parpol yang Dinilai Abaikan Caleg Tak Terpilih Pasca Pemilu
Festival Peresean Kembang Kuning Ditutup, Bupati Lotim Dorong Festival Peresean Digelar Empat Kali Setahun
Gedung Serbaguna Disiapkan Jadi Ikon Baru Lombok Timur, Siap Tampung 2.000 Orang
Rotasi Jabatan untuk Kemajuan Daerah, Bupati Lotim Ajak Pejabat Kerja Bersama
Bupati Lombok Timur Lepas Rombongan Pawai Ta’aruf MTQ NTB ke-31

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:52 WITA

Gebrakan KKN ITSkes Muhammadiyah Selong, 341 Warga Pringgabaya Utara Sukses Migrasi ke KTP Digital

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:17 WITA

Gagalkan Peredaran 3 Kilogram Sabu, PMII Apresiasi Kapolres Lombok Timur

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:57 WITA

DPK HIMMAH NWDI Fakultas Teknik Buka HIMMAH Teknik Mengabdi 2026, Fokus Transformasi Digital di Tembeng Putik

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:10 WITA

GASAK NTB Kritik Parpol yang Dinilai Abaikan Caleg Tak Terpilih Pasca Pemilu

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:43 WITA

Festival Peresean Kembang Kuning Ditutup, Bupati Lotim Dorong Festival Peresean Digelar Empat Kali Setahun

Berita Terbaru