Gubernur NTB: Kerusakan Hutan Berdampak pada Kerentanan Sosial-Ekonomi Warga

Selasa, 30 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat, newsline.id – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menilai kerusakan hutan berpotensi menimbulkan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan, termasuk meningkatnya kerentanan kemiskinan ekstrem. Menurut dia, keberadaan hutan berperan penting dalam menopang kehidupan dan keberlanjutan ekonomi warga.

“Hutan harus dipandang sebagai penyangga kehidupan masyarakat. Jika rusak, dampaknya bukan hanya bencana alam, tetapi juga hilangnya sumber penghidupan warga di sekitarnya,” kata Iqbal saat menghadiri kegiatan penanaman 500 pohon produktif di kawasan Bendungan Meninting, Lombok Barat, Selasa (30/12).

Ia menjelaskan, masyarakat di sekitar kawasan hutan selama ini bergantung pada sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan hidup. Ketika fungsi hutan menurun, masyarakat kehilangan akses ekonomi dan harus beradaptasi dengan kondisi sosial yang tidak selalu siap.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di banyak tempat, kawasan sekitar hutan yang tidak terkelola dengan baik cenderung menjadi wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi. Ini menjadi persoalan sosial yang perlu mendapat perhatian bersama,” ujarnya.

Menurut Iqbal, upaya menjaga kelestarian hutan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama untuk mencegah munculnya persoalan sosial dan ekonomi yang lebih luas di masa mendatang.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan perlindungan lingkungan.

Kegiatan penanaman pohon di kawasan Bendungan Meninting tersebut diinisiasi Yayasan Unggul Alam Lestari dan diikuti oleh sejumlah pemangku kepentingan di Nusa Tenggara Barat.

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20 Peserta Ikuti Pelatihan Kompetensi, Bupati Lotim Serahkan Bantuan Peralatan DBH-CHT dan Santunan BPJS
127 Desa di Lotim Belum Bangun KDKMP, Bupati: Manfaatkan Rp1 Miliar dari Negara, Cari Solusi Lahan
Bupati Lotim Tegaskan Ketahanan Pangan dan Infrastruktur Jadi Prioritas, Siapkan Rp200 Miliar untuk Jalan
KKN ITSkes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan PMT untuk 55 Balita Stunting di Pringgabaya Utara
Bupati Lotim Lepas 80 Kontingen Pramuka ke Jamnas XII di Cibubur, Pesan Jaga Nama Baik Daerah
Sekda Lotim Buka Jeruk Manis Festival IV, Apresiasi Kemandirian Desa dan Warisan Adat Kayu Jejeneng
Bupati Lotim Sampaikan KUA-PPAS 2027 Rp3,176 Triliun, DPRD Setujui Dua Raperda di Paripurna
Dua Kali Kebakaran TNGR Berhasil Dikendalikan, Bupati Lotim Khawatir Isu Internasional dan Ajukan Bantuan Pusat

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 16:20 WITA

20 Peserta Ikuti Pelatihan Kompetensi, Bupati Lotim Serahkan Bantuan Peralatan DBH-CHT dan Santunan BPJS

Senin, 7 September 2026 - 16:48 WITA

127 Desa di Lotim Belum Bangun KDKMP, Bupati: Manfaatkan Rp1 Miliar dari Negara, Cari Solusi Lahan

Senin, 7 September 2026 - 15:51 WITA

Bupati Lotim Tegaskan Ketahanan Pangan dan Infrastruktur Jadi Prioritas, Siapkan Rp200 Miliar untuk Jalan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:38 WITA

KKN ITSkes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan PMT untuk 55 Balita Stunting di Pringgabaya Utara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:44 WITA

Bupati Lotim Lepas 80 Kontingen Pramuka ke Jamnas XII di Cibubur, Pesan Jaga Nama Baik Daerah

Berita Terbaru