Aliansi Pemuda Peduli Pariwisata Desak Bupati Copot Kadis Pariwisata Lombok Timur

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selong, newsline.id — Aliansi Pemuda Peduli Pariwisata (APIPI) mendesak Bupati Lombok Timur untuk mencopot Kepala Dinas Pariwisata serta staf khusus pariwisata Kabupaten Lombok Timur menyusul tidak diperpanjangnya kontrak pengelolaan Taman Labuhan Haji oleh SLL dengan diambil alih oleh Pemerintah, Selasa (20/1).

Aksi unjuk rasa tersebut dimulai dari Kantor Dinas Pariwisata Lombok Timur dan berlanjut ke Kantor Bupati Lombok Timur. Massa menilai kebijakan tidak diperpanjangnya kontrak SLL dengan pengambil Alihan oleh Pemerintah yang dilakukan secara tidak transparan.

“Kami meminta pemerintah untuk kembalikan pengelolaan Taman Labuhan Haji kepada SLL dengan prosedur perpanjangan kontrak, hentikan politik patronase dan bagi-bagi jabatan bermodus pembangunan,” ujar perwakilan APIPI, Muzanni Ardian, saat membacakan tuntutan.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, massa juga menuntut pemerintah daerah melakukan audit secara transparan terhadap seluruh dokumen nota kesepahaman (MoU) pengelolaan aset daerah. APIPI menilai perlu dilakukan reformasi birokrasi dengan mencopot Kepala Dinas Pariwisata serta staf khusus pariwisata Lombok Timur.

Menanggapi tuntutan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur Muhammad Juaini Taofik yang mewakili pemerintah daerah menyatakan pihaknya telah menerima aspirasi massa dan akan menindaklanjutinya sesuai arahan Bupati Lombok Timur.

“Investigasi pak sekda jika permasalahan ada pada OPD terkaitnya silahkan usulkan ke saya,” ujar Juaini menyampaikan pesan Bupati Lombok Timur Haerul Warisin.

Juaini menegaskan pemerintah daerah akan memanggil pihak-pihak terkait apabila ditemukan indikasi pelanggaran asas-asas pemerintahan yang baik.

“Tidak ada hubungan pribadi antara bapak Haerul Warisin dengan adik-adik pelaku pariwisata ini adalah murni hubungan pemerintah,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa kebijakan pemberhentian kerja sama dengan SLL merupakan kewenangan teknis Dinas Pariwisata, bukan keputusan langsung dari bupati.

“Kalau ada informasi masuk dari OPD terkait kepada bupati tentu ada alasan-alasannya dan alasan itu mari kita bedah dan dialogkan,” ujarnya.

Terkait tuntutan investigasi, Juaini menyatakan dirinya ditugaskan langsung untuk memimpin proses tersebut serta membuka ruang dialog dengan para pihak dan massa aksi. (AK)

Editor : R9

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gebrakan KKN ITSkes Muhammadiyah Selong, 341 Warga Pringgabaya Utara Sukses Migrasi ke KTP Digital
Gagalkan Peredaran 3 Kilogram Sabu, PMII Apresiasi Kapolres Lombok Timur
DPK HIMMAH NWDI Fakultas Teknik Buka HIMMAH Teknik Mengabdi 2026, Fokus Transformasi Digital di Tembeng Putik
GASAK NTB Kritik Parpol yang Dinilai Abaikan Caleg Tak Terpilih Pasca Pemilu
Festival Peresean Kembang Kuning Ditutup, Bupati Lotim Dorong Festival Peresean Digelar Empat Kali Setahun
Gedung Serbaguna Disiapkan Jadi Ikon Baru Lombok Timur, Siap Tampung 2.000 Orang
Rotasi Jabatan untuk Kemajuan Daerah, Bupati Lotim Ajak Pejabat Kerja Bersama
Bupati Lombok Timur Lepas Rombongan Pawai Ta’aruf MTQ NTB ke-31

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:52 WITA

Gebrakan KKN ITSkes Muhammadiyah Selong, 341 Warga Pringgabaya Utara Sukses Migrasi ke KTP Digital

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:17 WITA

Gagalkan Peredaran 3 Kilogram Sabu, PMII Apresiasi Kapolres Lombok Timur

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:57 WITA

DPK HIMMAH NWDI Fakultas Teknik Buka HIMMAH Teknik Mengabdi 2026, Fokus Transformasi Digital di Tembeng Putik

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:10 WITA

GASAK NTB Kritik Parpol yang Dinilai Abaikan Caleg Tak Terpilih Pasca Pemilu

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:43 WITA

Festival Peresean Kembang Kuning Ditutup, Bupati Lotim Dorong Festival Peresean Digelar Empat Kali Setahun

Berita Terbaru